Rabu 24 Feb 2021 21:11 WIB

Jabar Super Ketat Awasi Distribusi Vaksin Covid 19 

Vaksin Covid-19 didistribusikan menggunakan kendaraan berpendingin cold box.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Petugas mengangkut alat perlengkapan vaksin yang akan didistribusikan ke kabupaten.
Foto: ANTARA/Feny Selly
Petugas mengangkut alat perlengkapan vaksin yang akan didistribusikan ke kabupaten.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan distribusi vaksin Covid-19 ke kabupaten/kota mendapat pengawasan ketat. Tujuannya, supaya mutu vaksin tetap terjaga sampai digunakan masyarakat.

Menurut Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar Marion Siagian, pihaknya baru menerima vaksin Covid-19 pada Senin (22/2). Jumlah vaksin Covid-19 yang diterima Pemprov Jabar sebanyak 127.070 vial dengan ekuivalen 1 vial 9 dosis. 

Saat ini, kata dia, vaksin tersebut sedang didistribusikan ke kabupaten/kota. "Vaksin sudah sampai di Gudang Farmasi Provinsi. Pendistribusian ke 27 kabupaten/kota masih dilakukan," ujar Marion (Rabu (24/2).

Pendistribusian vaksin Covid-19 dari Provinsi Jabar ke 27 daerah dilakukan sesuai standar prosedur operasional (SOP) Kementerian Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Menurut Marion, rantai dingin menjadi fokus utama dalam pendistribusian. Vaksin Covid-19 didistribusikan menggunakan kendaraan berpendingin cold box atau vaccine carrier.

"Pengamanan dan distribusi sudah terkoordinasi dengan Polri dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang membantu distribusi ke kabupaten/kota," katanya. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement