Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Atalia Ridwan Kamil Dorong Produk UMKM Jabar Hadir di IKEA

Rabu 24 Feb 2021 19:49 WIB

Rep: arie lukihardianti/ Red: Hiru Muhammad

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil saat menghadiri Private Showing IKEA Kota Baru Parahyangan di Kabupaten Bandung Barat, Rabu (24/2/2021).

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil saat menghadiri Private Showing IKEA Kota Baru Parahyangan di Kabupaten Bandung Barat, Rabu (24/2/2021).

Foto: dok pipin/humas jabar
Nilai investasi IKEA kurang lebih Rp 4 triliun

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil menyambut baik segera dibukanya gerai IKEA di Kota Baru Parahyangan. Apalagi, produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Dekranasda Jabar bisa masuk untuk dijual di gerai asal Swedia tersebut.

"Ini merupakan buah kerja sama Pemda Provinsi Jabar dan Pemerintah Swedia. Dan tentunya saya bahagia karena produk UMKM di bawah binaan Dekranasda Jabar bisa masuk ke sini," ujar Atalia usai menghadiri Private Showing IKEA Kota Baru Parahyangan, Rabu (24/2).

Dalam private showing bersama Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg itu, produk UMKM Jabar, seperti boneka, perhiasan, dan produk kriya, sudah terpajang di sejumlah sudut gerai IKEA.

Atalia mengatakan, ia mendorong para pelaku UMKM di Jabar agar membuat produk berkualitas yang nantinya akan didorong oleh Dekranasda Jabar masuk di gerai IKEA."Saya mendorong pelaku UMKM untuk semangat karena kita akan terus berkoordinasi dengan IKEA terkait kebutuhan mereka yang akan kita sediakan," katanya.

Sebelum masuk ke IKEA, kata dia produk UMKM telebih dahulu dikurasi. Menurutnya, apabila produk tersebut sudah dipilih,  maka berpotensi besar dipasarkan di 450 gerai IKEA yang tersebar di 58 negara.

"Saya kira ini permulaan yang baik agar bisa dipasarkan di semua gerai IKEA di seluruh dunia, nanti kita akan coba lakukan kerja sama lebih dalam agar lebih banyak lagi produk-produk Jabar untuk masuk di IKEA," katanya.

Atalia berharap, hadirnya gerai yang menjual produk rumah tangga tersebut bisa membangkitkan UMKM dan mendongkrak perekonomian masyarakat terlebih di masa pandemi COVID-19."Semoga ada pergerakan ekonomi dan 2021 menjadi lebih baik," kata Atalia.

IKEA di Kabupaten Bandung Barat ini merupakan gerai ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Bogor. Peletakan batu pertama gerai seluas 31 ribu meter persegi tersebut dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan siap dibuka untuk umum pada akhir kuartal I 2021 mendatang. 

Toko IKEA Kota Baru Parahyangan memiliki tujuan untuk memberikan kontribusi pada perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat dan sekitarnya, salah satunya adalah dengan merekrut lebih dari 300 SDM lokal yang berasal dari masyarakat sekitar dengan latar belakang yang berbeda. 

Selain itu, IKEA Kota Baru Parahyangan akan menyelenggarakan program Teras Indonesia dimana hal ini adalah program kemitraan flagship antara IKEA dengan pelaku UMKM yang dapat menjual produk-produknya di toko IKEA.

Sementara menurut Sekda Provinsi Jabar, Setiawan Wangsaatmaja, yang menarik dari IKEA Kota Baru Parahyangan ini yaitu menerapkan sistem keberlangsungan. Artinya, memperhatikan kondisi sekitar baik dari sisi, energi, lingkungan atau SDM."Misalnya, sistem listrik disini otomatis. Jika ada pengunjung datang lampu akan nyala, tapi kalau lagi kosong akan padam sendiri," katanya.

Setiawan mengatakan, yang lebih menarik dari IKEA Kota Baru Parahyangan itu adalah berupaya semaksimal mungkin menggunakan tenaga sekitar. Mulai dari jabatan supervisor bahkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja merupakan lulusan universitas lokal."Kurang lebih ada 300 tenaga kerja di sini. Hampir seluruhnya SDM lokal," katanya.

Setiawan menyebut, hadirnya IKEA di Kota Baru Parahyangan merupakan investasi yang luar biasa, terlebih di tengah roda ekonomi yang terpuruk akibat Pandemi Covid-19."Ini adalah investasi luar biasa. Kami (Pemprov Jabar) juga meyakini investasi ini akan terus berlanjut, bukan untuk hari ini, tapi masa depan," katanya.

IKEA Kota Baru Parahyangan merupakan salah satu dari 450 gerai di 58 diseluruh negara dan gerai ketiga setelah Alam Sutra (Tanggerang) dan Sentul (Bogor). Kata Setiawan, hadirnya IKEA juga membantu peningkatan ekonomi khsusunya investasi di Provinsi Jabar. "Investasi IKEA ini membawa harapan pergerakan ekonomi yang lebih positif, khususnya bagi pemerintah daerah. Nilai investasinya kurang lebih Rp 4 triliun," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA