Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Orang Tua Disarankan Periksa Aplikasi Ini di Gawai Anak

Rabu 24 Feb 2021 19:01 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah

Inggris imbau orang tua waspadai setidaknya 10 aplikasi.

Inggris imbau orang tua waspadai setidaknya 10 aplikasi.

Foto: Flickr
Inggris imbau orang tua waspadai setidaknya 10 aplikasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang tua dengan anak dan remaja yang sudah aktif mengakses gawai perlu lebih waspada. Ayah dan ibu disarankan untuk berinisiatif mendampingi anak dan remaja saat berponsel, juga mengecek aplikasi mereka secara berkala.

Pasalnya, pelaku kejahatan siber bisa menggunakan sejumlah aplikasi untuk menjangkau korban. Begitu juga potensi terjadinya perisakan dan kekerasan daring jika anak dan remaja tidak mendapat edukasi soal berinternet secara positif.

Dikutip dari laman Gazette Live, Rabu (24/2), kepolisian North Yorkshire di Inggris mengimbau orang tua di areanya untuk mewaspadai 10 aplikasi. Sebagian dari aplikasi itu kurang populer, namun tetap berpotensi berbahaya.

Baca Juga

Aparat menyoroti bahaya sejumlah aplikasi tersebut lewat berbagai investigasi. Ditemukan beragam bentuk pelecehan anak, gambar tidak senonoh tentang anak-anak, juga komunikasi dengan anak dan remaja yang menjurus ke arah seksual.

Beberapa aplikasi yang disoroti adalah Whisper dan Kik. Keduanya semakin banyak digunakan dalam kasus pelecehan anak. Unit forensik digital kepolisian melakoni penyelidikan ekstensif untuk mengamankan bukti-bukti utama.

Aplikasi lain yang patut diwaspadai termasuk Calculator% karena memiliki fitur brankas foto rahasia. Ada juga Omegle yang menawarkan layanan obrolan daring gratis serta aplikasi Yellow yang menghadirkan layanan serupa Tinder.

Jika anak atau remaja mengunduh aplikasi Hot or Not, segera pantau karena di aplikasi itu orang asing bisa leluasa menilai profil mereka. Wishbone pun patut diwaspadai karena membandingkan anak satu sama lain, juga Burn Book karena anonimitasnya.

Aplikasi populer Instagram masuk dalam daftar, karena anak-anak dan remaja kerap membuat akun palsu untuk menyembunyikan konten. Begitu pula Ask.fm yang dipenuhi penindasan maya dalam bentuk paling parah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA