Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Jerman akan Memiliki Rumah Ibadah 3 Agama Pertama 

Rabu 24 Feb 2021 17:38 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Nashih Nashrullah

House of One Berlin Jerman adalah rumah ibadah dan pertemuan tiga agama.

House of One Berlin Jerman adalah rumah ibadah dan pertemuan tiga agama.

Foto: 5pillarsuk
House of One adalah rumah ibadah dan pertemuan tiga agama.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN – Berlin akan mempunyai rumah ibadah tiga agama, yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi. Proyek yang telah berlangsung selama 12 tahun dan menghabiskan biaya sekitar 47,2 juta euro akan dibuka pada Mei 2021. Proyek tersebut adalah bangunan Gereja-Masjid-Sinagoge hibrida pertama di dunia. 

Bangunan yang disebut House of One ini dimaksudkan untuk digunakan oleh orang Kristen, Muslim, dan Yahudi untuk beribadah, berkumpul, dan mengadakan dialog di antara mereka serta dengan masyarakat pada umumnya.

Ide untuk membangun House of One datang ke pendeta Protestan Gregor Hohberg setelah dia menemukan reruntuhan gereja pertama di Berlin. Dengan dukungan parokinya, Hohberg mencari mitra Yahudi dan Muslim, yakni Rabbi Andreas Nachama mantan rabi untuk sinagoga militer Amerika di barat daya Berlin, dan Imam Kadir Sanci dari Forum Dialog Antarbudaya.

Baca Juga

“Awalnya, kami adalah mitra percakapan, kemudian kami adalah rekan kerja, dan sekarang kami berteman," kata Sanci dilansir dari laman 5 Pillars Uk, Rabu (24/2).

Hohberg mengatakan, fokusnya adalah pada kebersamaan, menghabiskan waktu bersama, belajar bersama, dan bekerja sama dalam proyek konstruksi besar. "Dan dengan bekerja sama dalam proyek konstruksi besar, kamu belajar banyak tentang orang melalui itu," ujar Hohberg.

Desain arsitektur House of One menyediakan ruang yang sama bagi orang Yahudi, Kristen, dan Muslim untuk berdoa, beribadah, dan berkumpul di bawah atapnya. Tetapi, penekanannya ada pada Begegnungsraum atau tempat pertemuan yang menghubungkan mereka. Di sana, orang-orang dari semua latar belakang akan diundang untuk membangun hubungan yang damai. 

House of One bukanlah upaya pertama untuk menampung agama Abrahamik bersama-sama. House of Religions di Bern, Swiss, dibuka pada 2014, dan Tri-Faith Initiative di Omaha, Nebraska, pada 2020. 

Kuil Semua Agama di Kazan, Rusia, dan Rumah Keluarga Abraham di Abu Dhabi, UAE. Keduanya sedang dibangun. Tempat pertemuan serupa lainnya di Haifa, Wina, dan tempat lain telah dibandingkan dengan House of One.

Sumber: 5pillarsuk

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA