Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Penyintas Bencana Pergerakan Tanah di Sukabumi Butuh Bantuan

Rabu 24 Feb 2021 03:25 WIB

Red: Agung Sasongko

Salah satu rumah yang rusak berat akibat bencana pergerakan tanah ditinggalkan pemiliknya di Desa Nagrak Jaya, Kecamatan Curug Kembar, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (18/8).

Salah satu rumah yang rusak berat akibat bencana pergerakan tanah ditinggalkan pemiliknya di Desa Nagrak Jaya, Kecamatan Curug Kembar, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (18/8).

Foto: Antara/Budiyanto
para penyintas tersebut sangat membutuhkan perlengkapan rumah tangga dan sembako.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Bencana pergerakan tanah di Kampung Ciherang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang semakin luas dan sporadis menyebabkan puluhan warga mengungsi. Saat ini para penyintas tersebut sangat membutuhkan perlengkapan rumah tangga dan sembako.

"Kondisi para penyintas bencana pergerakan tanah di Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung cukup memprihatikan khususnya mereka yang mengungsi di bangunan sekolah dasar karena rumahnya sudah tidak bisa dihuni," kata relawan ProBumi Indonesia Asep Has di Sukabumi, Selasa (23/2).

Baca Juga

Adapun bantuan yang masih dibutuhkan oleh para penyintas yang mengungsi di beberapa titik seperti sembako, makanan siap saji, air mineral, perlengkapan rumah tangga, peralatan lansia dan perlengkapan bayi.

Selain itu, mereka butuh minumanyang bisa menghangatkan tubuh seperti minuman jahe, vitamin serta suplemen karena kondisi di pengungsian cukup dingin dengan suhu hingga 15 derajat Celcius pada malam hari.

Namun demikian, untuk kondisi kesehatan para penyintas hingga saat ini masih cukup baik, meskipun ada beberapa di antara mereka yang mengeluhkan pusing dan pegal-pegal. Tapi, yang harus diperhatikan juga di lokasi pengungsian terdapat sejumlah bayi dan balita, sehingga pihaknya khawatir rentan terserang penyakit.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA