Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Posko Covid Level RT/RW Diminta Data Lansia untuk Divaksin

Selasa 23 Feb 2021 19:50 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Yudha Manggala P Putra

Petugas Puskesmas Kecamatan Cilandak menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada lansia di SDN 04 Pagi Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021).

Petugas Puskesmas Kecamatan Cilandak menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada lansia di SDN 04 Pagi Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021).

Foto: SIGID KURNIAWAN/ANTARA
Wiku mengingatkan ada beberapa kelompok lansia yang tidak dapat divaksin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Penanganan Covid-19 meminta posko di level RT/RW untuk membantu pendataan lansia yang akan divaksin. Hal ini merespons anggapan bahwa sosialisasi vaksinasi masih kurang diberikan sehingga memunculkan kebingungan di tengah masyarakat.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan, saat ini vaksinasi baru bisa dilakukan di fasilitas kesehatan baik di puskesmas atau rumah sakit. Ada dua mekanisme vaksinasi bagi lansia, yakni melalui fasilitas kesehatan masyarakat dan vaksinasi massal oleh instansi.

Untuk vaksinasi melalui fasilitas kesehatan masyarakat, pelaksanannya dilakukan di puskesmas atau rumah sakit. Warga lansia yang ingin mengikutinya pun bisa mendaftar di situs Kementerian Kesehatan, yakni www.kemkes.go.id dan website Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di covid19.go.id.

"Kami harap dinkes fasyankes di daerah serta posko satgas di daerah sampai pada level RT RW juga bisa membantu koordinir pendaftaran vaksinasi lansia. Terutama bantuan bagi masyarakat yang kesusahan mengakses laman pendaftaran," kata Wiku dalam keterangan pers, Selasa (23/2).

Sedangkan skema vaksinasi kedua, yakni melalui program vaksinasi massal oleh organisasi atau instansi, Wiku melanjutkan, maka instansi yang bersangkutan perlu menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

"Atau dinas kesehatan untuk melakukan vaksinasi massal untuk peserta lansia," katanya.

Wiku juga mengingatkan bahwa ada beberapa kelompok lansia yang tidak dapat mendapat vaksinasi Covid-19. Terutama, lansia yang memiliki paling sedikit 5 dari 11 penyakit bawaan, yakni hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung congestive, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke, dan penyakit ginjal.

"Keluarga diharapkan memperhatikan riwayat penyakit dari lansia calon penerima vaksin," kata Wiku.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA