Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

80 Persen Pedagang Beringharjo dan Malioboro Setuju Divaksin

Selasa 23 Feb 2021 17:33 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan / Red: Dwi Murdaningsih

Pengunjung berkeliling di los pakaian Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Rabu (20/2). Pemberlakuan PPKM di beberapa wilayah menyebabkan anjloknya pengunjung Pasar Beringharjo. Karena, mayoritas pembeli merupakan wisatawan.

Pengunjung berkeliling di los pakaian Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Rabu (20/2). Pemberlakuan PPKM di beberapa wilayah menyebabkan anjloknya pengunjung Pasar Beringharjo. Karena, mayoritas pembeli merupakan wisatawan.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Pelaku usaha di Kota Yogyakarta dijadwal mendapatkan vaksin Covid-19 pada 1 Maret.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat, Bintoro, menyebut sebagian besar pedagang di Pasar Beringharjo setuju untuk divaksin. Pelaku usaha di Kota Yogyakarta dijadwal mendapatkan vaksin Covid-19 pada 1 Maret 2021 nanti.

Setidaknya, kata Bintoro, sudah terdata 80 persen pedagang di Pasar Beringharjo yang setuju untuk divaksin. Sementara, pihaknya masih terus melakukan pendataan.

"Sudah hampir 80 persen dari sekitar 1.200 pedagang Beringharjo barat setuju untuk divaksin," kata Bintoro, Selasa (23/2).

Ia menuturkan, respon pedagang untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 cukup positif. Walaupun begitu, masih ada beberapa pedagang yang khawatir dikarenakan memiliki penyakit penyerta.

"Ada beberapa yang khawatir karena punya penyakit seperti gula dan darah tinggi. Tapi kami hanya mendata (dulu) saja," ujar Bintoro.

Sementara itu, Ketua Umum Paguyuban PKL Malioboro Ahmad Yani (Pemalni), Slamet Santoso, juga mengaku pedagang Malioboro menyambut baik adanya program vaksinasi bagi pedagang.

Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi dengan harapan seluruh pedagang dapat mengikuti program vaksinasi ini. Begitu pun dengan pendataan yang masih terus dilakukan.

"Kami sampaikan vaksinasi penting untuk semua kesehatan di Malioboro, akhirnya sadar juga," kata Slamet.

Vaksinasi tahap kedua untuk pelaku usaha ini dimulai di tiga titik di Kota Yogyakarta. Mulai dari Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg dan Taman Parkir Abu Bakar Ali.

Vaksinasi di tiga titik tersebut direncanakan selama empat hari. Setidaknya, 19.897 pelaku usaha yang disasar untuk divaksinasi pada 1 Maret nanti.

Di Beringharjo, ada 8.144 pelaku usaha yang disasar. Sementara, di Benteng Vredeburg ada 2.600 pelaku usaha yang akan divaksin.

Di Taman Parkir Abu Bakar Ali mencapai 9.153 pelaku usaha yang akan disasar. Pemda DIY sendiri juga sudah mendapatkan jatah sekitar 21 ribu vaksin multidose untuk vaksinasi tahap kedua.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA