Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Pengamat Yakin Prabowo Bakal Maju Lagi pada Pilpres 2024

Selasa 23 Feb 2021 16:00 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Ratna Puspita

Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto

Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto

Foto: EPA
Prabowo dinilai tidak akan menyerah sampai berhasil memenangi pemilihan presiden.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin mengatakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan maju lagi pada pemilihan presiden (Pilpres) pada 2024. Sebab, Prabowo belum pernah memenangi Pilpres.

"Prabowo itu 99 persen akan maju lagi di Pilpres 2024. Kenapa? pertama dia penasaran belum pernah menang. Kedua, dia ketum Gerindra. Ketiga, dia menteri, dan keempat, tidak ada aturan yang melarang dia untuk bisa maju lagi," katanya saat dihubungi Republika, Selasa (23/2).

Ia berpendapat, Prabowo tidak akan menyerah sampai berhasil memenangi pemilihan presiden sehingga ia akan terus berusaha sampai kapanpun. Kalau pun nanti tidak menang, ia mengatakan, itu artinya nasib tidak berpihak kepadanya.

Baca Juga

"Siapapun yang menang. Yang akan menjadi presiden kedepannya akan sulit. Karena utang Indonesia semakin banyak. Bagaimana kami bisa membangun, jika utang makin membumbung. Maka dari itu, mindset yang menjadi pemimpin ini negara ini harus diubah. Kalau tidak ya kami diam ditempat saja," kata dia.

Sebelumnya, Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memiliki elektabilitas paling tinggi di antara para kandidat presiden 2024. Elektabilitas Prabowo jauh di atas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, hingga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dalam simulasi semiterbuka, elektabilitas Prabowo mencapai 22,5 persen. Di posisi kedua, ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan tingkat keterpilihan 10,6 persen.

"Pak Prabowo yang unggul 22,5 persen. Menyusul kemudian Ganjar dan Anies, boleh kita sebut sama posisinya," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam jumpa pers daring, Senin (22/2).

Di bawah Ganjar, Anies menempel tipis dengan 10,2 persen. Mantan rival Anies di Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok di tempat keempat dengan elektabilitas 7,2 persen.

Pada simulasi 14 nama, Prabowo masih perkasa dengan tingkat keterpilihan 25,3 persen. Lalu ada Ganjar Pranowo dengan 14,7 persen dan Anies Baswedan dengan 13,1 persen. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA