Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Arsene Wenger Prediksi Chelsea tak Masuk Empat Besar

Selasa 23 Feb 2021 15:40 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Para pemain Chelsea (ilustrasi).

Para pemain Chelsea (ilustrasi).

Foto: EPA-EFE/Mike Hewitt
Chelsea saat ini duduk di urutan kelima klasemen, terpaut dua poin dari empat besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan pelatih Arsenal Arsene Wenger meyakini Chelsea akan keluar dari empat besar Liga Primer musim ini, meskipun pelatih Thomas Tuchel tak terkalahkan dalam enam pertandingan pertamanya. The Blues menang empat kali dan seri dua kali sejak menunjuk Tuchel sebagai penerus Frank Lampard. Chelsea saat ini duduk di urutan kelima klasemen, terpaut dua poin dari empat besar.

Namun, setelah Chelsea bermain imbang 1-1 melawan Southampton, Wenger menyebut kinerja mereka mengkhawatirkan. "Saya akan mengatakan ini adalah hasil yang adil dengan satu tim lebih bahagia daripada yang lain. Southampton pasti lebih bahagia setelah menghentikan kemerosotan kekalahan mereka," kata Wenger dikutip dari Mirror, Selasa (23/2).

Menurutnya, apa yang sedikit mengkhawatirkan bagi Chelsea adalah mereka tidak dalam kondisi terbaiknya. Selain itu, dia tidak merasakan potensi besar di sana. Dari sisi taktis, fisik, agresivitas atau organisasi, Chelsea dinilai Wenger tidak menonjol.

Baca Juga

Wenger memperkirakan, Chelsea akan mengumpulkan 63 poin pada akhir musim. Menurut dia, jumlah angka itu sulit menembus empat besar. 

"Saya hanya berpikir mereka membuat 43 poin dari 25 pertandingan dan rata-rata itu membuat Anda mendapatkan 63 poin. Dengan 63 biasanya Anda keluar (dari empat besar)," kata dia.

Menurut Wenger, Kai Havertz dkk bisa saja tampil lebih ke depannya. Namun performa Chelsea melawan Southampton membuat frustrasi. Ia menilai Chelsea tak bisa memberikan tekanan yang cukup kepada Southampton.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA