Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Pemerintah Siapkan Lumbung Pangan di Sumba Tengah

Selasa 23 Feb 2021 11:59 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Andi Nur Aminah

Presiden RI, Joko Widodo

Presiden RI, Joko Widodo

Foto: BPMI
Proyek lumbung pangan ini dikerjakan di Kabupaten Sumba Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menyiapkan lumbung pangan atau food estate di Kabupaten Sumba Tengah, NTT untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Di tahap awal, pemerintah menyiapkan lima ribu hektare lahan di mana tiga ribu hektare di antaranya untuk tanaman padi dan dua ribu hektare lainnya untuk tanaman jagung.

Saat meninjau lumbung pangan di Kabupaten Sumba Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menargetkan akan memperluas pembangunan lumbung pangan di daerah ini hingga 10 ribu hektare.

Baca Juga

“Yang nantinya dibagi 5.600 hektare untuk padi dan 4.400 hektare untuk jagung,” ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers usai meninjau food estate di Kabupaten Sumba Tengah, NTT, Selasa (23/2).

Proyek lumbung pangan ini dikerjakan di Kabupaten Sumba Tengah karena tingkat kemiskinan di daerah ini tercatat masih tinggi, yakni mencapai 34 persen. Selain itu, panen padi di Kabupaten Sumba Tengah pun baru bisa dilakukan setahun sekali. “Kita ingin mengelola agar satu tahun bisa dua kali panen padi dan sekali panen jagung atau kedelai,” tambahnya.

Menurut Jokowi, masalah utama yang harus diselesaikan di NTT yakni mengenai pasokan air untuk irigasi pertanian. Karena itu, lanjutnya, pemerintah telah membangun sumur bor pada 2015 dan 2018 untuk dialirkan ke lahan-lahan pertanian.

Meskipun sudah dibangun beberapa embung di daerah sekitar, namun kebutuhan air untuk irigasi dinilai masih belum terpenuhi. “Tadi Pak Bupati minta tambahan lagi, Pak Gubernur juga minta dibuatkan satu bendungan untuk di Kabupaten Sumba Tengah dan sekitarnya,” ucap Jokowi.

Merespons permintaan tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mengkaji kembali pembangunan waduk atau bendungan, embung, dan juga sumur bor di wilayah tersebut. Ia juga meminta Menteri Pertanian agar membantu memenuhi kebutuhan alsintan (alat dan mesin pertanian), khususnya traktor.

Jokowi optimistis, pembangunan proyek lumbung pangan baik di Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, maupun di NTT ini dapat memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Rencananya, proyek ini juga akan dilakukan di sejumlah provinsi lainnya.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA