Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Penataan Pedestrian di Kota Sukabumi Terus Berlanjut di 2021

Senin 22 Feb 2021 23:18 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Andi Nur Aminah

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Foto: Antara
Dampak dari penataan ini yakni keberadaan PKL yang juga akan ditata lebih baik.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Upaya penataan kawasan pedestrian di Kota Sukabumi akan terus berlanjut di 2021. Hal ini untuk memberikan kenyamaan kepada warga dan menaikan indeks kebahagian masyarakat. "Setelah kawasan Ir Djuanda atau Dago di 2020, pada 2021 ini penataan pedestrian rencananya berlanjut di tiga titik," ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Senin (22/2). Salah satu titik tersebut yakni di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi.

Menurut Fahmi, penataan pedestrian ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan kenyamanan kepada warga. Targetnya keberadaan kawasan pedestrian meningkatkan indeks kebahagian warga Kota Sukabumi.

Baca Juga

Fahmi mengatakan, penataan pedestrian Jalan Ahmad Yani misalnya penting karena selama ini terjadi kemacetan lalu lintas. Dampak dari penataan ini yakni keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang juga akan ditata lebih baik.

Sebelumnya Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meresmikan pedestrian Jalan Ir Djuanda (Dago) di kawasan pedestrian Dago, Kamis (31/12) sore. "Pedesterian Kawasan Dago yang ikonik dan sangat dikenal masyarakat sebagaimana kawasan Dago Bandung," ujar Fahmi.

Di mana, pelebaran pembangunan pedestrian dalam kerangka menunjukkan pembangunan memiliki nilai manusiawi mengedepankan perencanaan agar peradaban lebih baik, yang ramah disabilitas, orang tua dan warga. Setelah selesai dibangun tentunya bisa menjadi kebanggaan Kota Sukabumi.

Pembangunan ini monumental dan mampu meningkatkan angka kebahagiaan masyarakat. Fahmi menerangkan, untuk menjaga tetap indah kawasan pedestrian ini akan menata para pedagang kaki lima.

Menurut Fahmi, pada 2021 pembangunan harus jauh lebih baik dibanding 2020. Berharap target pembangunan yang sempat tertunda seperti Alun-Alun, Lapang Merdeka, pedesterian Ahmad Yani bisa dilaksanakan di 2021. Sehingga Sukabumi diharapkan jadi kota beradab dengan pembangunan yang manusiawi.

Salah seorang warga Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Nandang (34) mengatakan, keberadaan pedestrian ini memang memberikan kenyamanan bagi warga. "Kawasan Dago yang sudah terbangun misalnya sudah dirasakan manfaatnya oleh warga," kata dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA