Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Espargaro Diharapkan Bawa Repsol Honda Kembali Kompetitif

Senin 22 Feb 2021 22:00 WIB

Red: Agung Sasongko

 (Kiri) Pembalap Spanyol posisi kedua Joan Mir dari Team SUZUKI ECSTAR, pemenang Maverick Vinales dari Monster Energy Yamaha MotoGP, dan posisi ketiga Pol Espargaro dari Red Bull KTM Factory Racing merayakan di podium setelah balapan MotoGP di Emilia Romagna dan Riviera Di Rimini Motorcycling Grand Prix di depan posisi kedua Celestino Vietti dari SKY Racing Team VR46 (R) dan posisi ketiga Ogura Honda dari Team Asia (C) di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, di Misano, Italia, 20 September 2020.

(Kiri) Pembalap Spanyol posisi kedua Joan Mir dari Team SUZUKI ECSTAR, pemenang Maverick Vinales dari Monster Energy Yamaha MotoGP, dan posisi ketiga Pol Espargaro dari Red Bull KTM Factory Racing merayakan di podium setelah balapan MotoGP di Emilia Romagna dan Riviera Di Rimini Motorcycling Grand Prix di depan posisi kedua Celestino Vietti dari SKY Racing Team VR46 (R) dan posisi ketiga Ogura Honda dari Team Asia (C) di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, di Misano, Italia, 20 September 2020.

Foto: EPA-EFE/PASQUALE BOVE
Debut MotoGP pada 2014, Espargaro merupakan salah satu pebalap berpengalaman

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pol Espargaro diharapkan mampu menghidupkan kembali kompetisi internal dalam tim Repsol Honda. Espargaro diboyong dari KTM untuk menggantikan Alex Marquez sebagai tandem Marc Marquez tahun ini.

Debut MotoGP pada 2014, Espargaro merupakan salah satu pebalap berpengalaman di grid serta membantu KTM menjalani tahun terbaiknya musim lalu dengan mempersembahkan dua pole position dan lima kali finis podium.

"Dia memiliki pengalaman, bukan bocah lagi," kata manajer tim Alberto Puigpada presentasi tim yang disiarkan langsung Senin (22/2).

Baca Juga

"Targetnya adalah untuk bertarung dengan pebalap lain dan juga dengan Marc, karena ini akan seperti poin acuan."

"Semoga dia bisa segera memahami motor ini dan kami harap kompetisi yang besar juga di dalam tim karena itu yang benar-benar membuat tim tetap hidup."Dengan demikian... level yang ada di dalam tim akan tumbuh," ungkap Puig.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA