Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Sandiaga Kolaborasi dengan Ridwan Kamil Kembangkan Wisata

Senin 22 Feb 2021 21:16 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto

Menteri Parekraf, Sandiaga Uno menggelar pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (22/2). Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik.

Menteri Parekraf, Sandiaga Uno menggelar pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (22/2). Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik.

Foto: Istimewa
Kolaborasi dalam upaya membangkitkan ekonomi melalui industri pariwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) siap berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya, untuk mengembangkan potensi pariwisata sebagai lokomotif ekonomi di tengah pandemi Covid-19. 

Terkait hal itu, Menteri Parekraf, Sandiaga Uno menggelar pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (22/2). Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik.

Usai pertemuan, Sandiaga Uno mengatakan, pertemuan ini merupakan lanjutan pembahasan mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata di Lido, Kabupaten Bogor. Rencananya, Sandiaga bersama Ridwan Kamil akan meminjau lokasi KEK Lido pada Maret mendatang untuk memastikan perkembangan proyek itu berjalan lancar. 

Selain itu, ada beberapa masukan yang diterimanya dari Ridwan Kamil mengenai kolaborasi program, seperti petani milenial. "Hari ini kita bicara kolaborasi dan aktivasi dari beberapa kegiatan dan capaian setelah pertemuan kita 19 Januari. Pertama, bahwa KEK pariwisata Lido telah diresmikan dan pembangunan movieland salah satu infrastruktur pertama telah dimulai," ujar Sandiaga Uno. 

Kedua, menurut Sandiaga, tugas bersama untuk menambah jumlah lahan untuk dikelola petani milenial yaitu lahan di BUMN terutama yang bisa dikelola untuk menciptakan lebih dari 500 ribu lapangan kerja baru untuk anak muda. 

"Jadi itu langkah kolaborasi kita dan mudah-mudahan bisa membuka lapangan kerja dan memberikan kebangkitan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya. 

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA