Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

...

Pandemi tak Mampu Cekik Djokovic

Senin 22 Feb 2021 16:26 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Petenis nomor satu dunia asal Serbia Novak Djokovic merayakan kemenangannya.

Petenis nomor satu dunia asal Serbia Novak Djokovic merayakan kemenangannya.

Foto: EPA-EFE/DAVE HUNT
Gelar Australia Open memperpanjang kemenangan Djokovic dalam 20 laga beruntun.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Seperti cabang olahraga lainnya, tenis pun terkena imbas pandemi Covid-19. Sempat dibayang-bayangi ketidakpastian, Australia Open 2021 akhirnya mampu digelar. Lagi-lagi, Novak Djokovic menjadi juaranya.

Petenis nomor satu dunia itu kembali menancapkan dominasi di Australia Open saat mengalahkan Daniil Medvedev di partai final, Ahad (21/2). Ini merupakan gelar yang kesembilan bagi dirinya.

Djokovic mengemas kemenangan dengan skor 7-5, 6-2, 6-2 di Rod Laver Arena, Melbourne, Australia. Dengan catatan 18 kali juara Grand Slam, petenis asal Serbia itu kini mendekati rekor milik Roger Federer yang mengantongi 20 gelar Grand Slam.

Djokovic tetap memerlukan tenaga ekstra untuk mengatasi perlawanan Medvedev. Namun tak dapat dimungkiri, keringatnya tidak mengucur sederas edisi tahun lalu ketika terbawa hingga lima set ketika melawan Dominic Thiem di laga puncak.

"Saya ingin berterima kasih kepada lapangan ini. Saya ingin berterima kasih kepada Rod Laver Arena. Saya semakin mencintaimu setiap tahun. Ini adalah hubungan cinta yang terus berkembang. Terima kasih banyak," kata Djokovic dikutip dari Reuters, Ahad (21/2).

Kritik sempat mewarnai perjalanan Djokovic karena meminta penyelenggara melonggarkan protokol isolasi yang ketat untuk petenis di Australia. Kendati demikian, ia mengucapkan terima kasih pada panitia atas upaya tetap melaksanakan Grand Slam di tengah pandemi.

"Ada banyak perasaan campur aduk tentang apa yang terjadi dalam sebulan terakhir ini dengan petenis datang ke Australia. Tapi saya pikir ketika kami akhirnya bertanding, ini adalah turnamen yang sukses bagi penyelenggara," jelas Djokovic.

Gelar Australia Open memperpanjang kemenangan Djokovic dalam 20 pertandingan beruntun. Meski sudah berusia 33 tahun, ia kini sudah menyabet enam gelar di atas usia kepala tiga, rekor serupa seperti yang dibukukan Rafael Nadal.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA