Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Ketua RW Apresiasi Anies Banjir di Rawa Buaya Cepat Surut

Senin 22 Feb 2021 13:24 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Erik Purnama Putra

Kendaraan melintasi banjir yang terjadi di Jakarta pada Sabtu (20/2).

Kendaraan melintasi banjir yang terjadi di Jakarta pada Sabtu (20/2).

Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Menurut Anies Baswedan, banjir di Rawa Buaya akibat limpahan air dari Kali Mokevart.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, kondisi curah hujan yang terjadi di Ibu Kota pada akhir pekan lalu, merupakan hal di luar kendali Pemprov DKI. Meski begitu, Anies menyebut, jika curah hujan di bawah 100 milimeter per hari, Pemprov DKI dapat memastikan tidak terjadi genangan maupun banjir.

"Jadi saya ingin garis bawahi, bahwa curah hujan di luar kendali kita, dan seperti yang saya sampaikan, kapasitas (sistem drainase) kita sampai dengan 100 milimeter, kalau di bawah 100 milimeter tidak boleh ada genangan dan banjir," kata Anies saat ditemui di Rawa Buaya, Jakarta Barat, Senin (22/2).

"Tapi kalau di atas 100 mm, maka, kita akan harus secepatnya mengeringkan. Harus secepatnya memastikan surut," kata Anies menambahkan.

Anies menuturkan, instruksi yang dikeluarkan itu diikuti oleh seluruh jajaran Pemprov DKI. Ia mencontohkan, di RT 02, RW 01, Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat, yang sempat tergenang.

Menurut Anies, saat banjir melanda pada Sabtu (20/2), di wilayah Rawa Buaya akibat limpahan air dari Kali Mokevart. Namun, begitu kapasitas air di kali kembali normal, sebanyak 24 pompa dikerahkan agar banjir dapat segera surut. "Sehingga hari Senin pagi semua sudah bisa beraktivitas seperti semula," ujarnya

Baca juga : Anies Sebut Banjir sudah Surut Senin Pagi

Dalam kesempatan yang sama, Ketua RW 01 Rawa Buaya, M Sahri mengapresiasi kinerja jajaran Pemprov DKI dalam penanganan banjir. Menurut dia, banjir tahun ini dapat teratasi dengan cepat, dari yang sebelumnya membutuhkan waktu hingga lima hari untuk membuat air surut, kini hanya perlu satu hari.

"Alhamudlillah penangan tahun ini luar biasa, pemerintah sigap dengan bapak gubernur walikota dan ASN lainnya luar biasa. Yang tadinya Rawa Buaya itu keringnya antara 4-5 hari, sekarang 1x24 jam (sudah) kering," ungkap Sahri.

Menurut Sahri, banjir yang terjadi di wilayahnya pada Sabtu, mencapai ketinggian 1,5 meter. Namun, dengan kesigapan para petugas Pemprov DKI, dia menyebut, pada Senin (22/2) sekitar pukul 01.00 WIB secara keseluruhan air sudah surut.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada bapak gubernur kita beserta jajarannya. Saya selaku ketua RW 01 mengucapkan atas nama warga jazakallah khair," ucap Sahri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA