Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Pasukan India dan China Kosongkan Perbatasan Himalaya Barat

Senin 22 Feb 2021 10:34 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

Sejumlah truk tentara India, ilustrasi

Sejumlah truk tentara India, ilustrasi

Foto: EPA-EFE/FAROOQ KHAN
Militer India dan China setuju menarik pasukan, tank, dan artileri.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Pasukan India dan China telah mengosongkan daerah perbatasan di Himalaya barat pada Ahad (21/2). Awal bulan ini, komandan militer kedua negara setuju untuk mulai menarik pasukan, tank, dan artileri sebagai langkah pertama menuju penarikan secara penuh.

"Kedua belah pihak secara positif menilai kelancaran penyelesaian pelepasan pasukan garis depan di kawasan Danau Pangong dengan mencatat bahwa itu adalah langkah maju yang signifikan yang memberikan dasar yang baik untuk penyelesaian masalah lainnya yang tersisa di sepanjang LAC di Sektor Barat," ujar pernyataan bersama militer India dan China dalam siaran pers. 

Baca Juga

Penempatan di daerah terpencil di wilayah Ladakh yang dikelola India dan berbatasan dengan dataran tinggi Aksai Chin yang dikelola China, telah menimbulkan kekhawatiran terhadap konflik yang lebih luas. Pasukan militer India dan China tetap ditempatkan di bagian lain dari perbatasan yang tidak ditentukan termasuk Hot Springs, Gagra Post dan dataran Depsang. Hal itu sebagai upaya untuk menyelesaikan konflik dan meredam ketegangan antara kedua belah pihak.  

"Kedua belah pihak sepakat untuk mengikuti konsensus penting dari para pemimpin negara mereka, melanjutkan komunikasi dan dialog mereka, menstabilkan dan mengendalikan situasi di lapangan, mendorong penyelesaian masalah yang tersisa yang dapat diterima bersama secara mantap dan tertib, sehingga dapat bersama-sama menjaga perdamaian dan ketentraman di daerah perbatasan," ujar pernyataan bersama militer India dan China. 

 

sumber : Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA