Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Jokowi Akui Pemeriksaan Covid-19 tak Merata

Senin 22 Feb 2021 09:58 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Petugas kesehatan melakukan pengambilan sampel tes usap/ SWAB.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
EMBED
Pemeriksaan Covid baru mencapai 40 ribu bahkan 70 ribu pemeriksaan dalam satu hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengakui bahwa testing atau pemeriksaan spesimen Covid-19 di Indonesia belum merata.

Jokowi menjelaskan, standar kemampuan testing Indonesia menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah 38 ribu per hari. Sementara, kemampuan Indonesia saat ini baru mencapai 40 ribu bahkan 70 ribu pemeriksaan dalam satu hari.

Ia menilai testing masih perlu ditingkatkan bukan hanya di Jakata, namun di seluruh Provinsi Indonesia agar mencapai standart WHO secara merata.

 

 

Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA