Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Menlu Iran Sebut Negara Barat Munafik Soal Nuklir

Ahad 21 Feb 2021 21:05 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif

Foto:
AS belum kembali kepada kesepakatan nuklir Iran

Pekan lalu, Zarif menyerang Inggris, Prancis, dan Jerman karena menyerukan Iran untuk kembali ke kesepakatan tanpa komitmen serupa dari AS. Namun, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, mengatakan AS bersedia untuk terlibat jika pihak-pihak yang tersisa, termasuk Rusia, China, dan blok perdagangan Uni Eropa mengatur pertemuan puncak.

Namun, Perdana Menteri Israel  Benjamin Netanyahu, memperingatkan AS pada Jumat (19/2). Jika AS menghidupkan kembali JCPOA maka akan membuka jalan Iran menuju persenjataan nuklir. 

Israel diperkirakan memiliki antara 80 dan 400 senjata nuklir di gudang senjata klandestinnya. Meskipun hingga kini Teheran belum pernah menguji perangkat semacam itu di wilayahnya sendiri. Iran secara konsisten terbuka menolak pengembangan senjata nuklir sejalan dengan fatwa lama dari pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA