Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Biden akan Bertemu Trudeau Secara Virtual Pekan Depan

Ahad 21 Feb 2021 14:26 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nidia Zuraya

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau akan melakukan pertemuan virtual dengan Presiden AS Joe Biden pada pekan depan.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau akan melakukan pertemuan virtual dengan Presiden AS Joe Biden pada pekan depan.

Foto: Justin Tang / The Canadian Press via AP
Trudeau adalah pemimpin dunia pertama yang memberi ucapan selamat kepada Biden.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan mengadakan pertemuan bilateral pertama dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada Selasa (23/2) mendatang. Kedua pemimpin negara akan bertemu secara virtual untuk membahas masalah bilateral dan global. 

"Presiden akan menyoroti kemitraan yang kuat dan mendalam antara Amerika Serikat dan Kanada sebagai tetangga, teman, dan sekutu NATO," ujar juru bicara Gedung Putih Jen Psaki. 

Baca Juga

Psaki menambahkan, kedua pemimpin negara akan meninjau upaya bersama di sejumlah bidang seperti penanganan pandemi Covid-19, perubahan iklim, dan perekonomian. Dalam cuitannya di Twitter, Biden berharap dapat memperbarui hubungan yang kuat dengan Kanada dan dapat mengatasi tantangan bersama.

"Untuk memperbarui persahabatan kuat antara Amerika Serikat dan Kanada, dan bekerja untuk mengatasi tantangan bersama yang kita hadapi," ujar Biden.

Trudeau adalah pemimpin dunia pertama yang memberi ucapan selamat kepada Biden ketika dia dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilihan umum AS pada November lalu. Trudeau menyebut hubungan AS-Kanada sebagai "salah satu persahabatan terkuat dan terdalam antara dua negara".

"Itu dibangun di atas nilai-nilai yang sama, ikatan yang kuat antara orang-orang kami, dan geografi yang sama. Kami akan bekerja sama untuk mengakhiri pandemi Covid-19 dan mendukung orang-orang di kedua negara kami," ujar Trudeau. 

Pada hari pertama menjabat sebagai presiden, Biden mencabut izin pipa Keystone, yang akan mengangkut 830.000 barel minyak mentah berat intensif karbon per hari dari Alberta Kanada ke Nebraska. Ini merupakan upaya Biden untuk mengekang perubahan iklim. Langkah tersebut dapat merugikan Kanada, karena integrasi ekonomi kedua negara sangat erat. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA