Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Tantangan Ormas Islam dalam Menancapkan Nilai Kebangsaan

Ahad 21 Feb 2021 04:20 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Esthi Maharani

Ratusan orang dari sejumlah Ormas

Ratusan orang dari sejumlah Ormas

Foto: Antara/Asep Fathulrahman
Perjalanan bangsa Indonesia tak lepas dari kontribusi dan peran ormas Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pembangunan moderasi beragama di Indonesia menjadi upaya strategis pemerintah dalam membangun kerukunan antar-umat beragama. Untuk menuju ke sana, peran organisasi masyarakat (ormas) Islam pun tidak boleh dilupakan sebagai elemen sentral dalam menancapkan nilai-nilai kebangsaan.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Chriswanto Santoso mengatakan, perjalanan bangsa Indonesia tak lepas dari kontribusi dan peran ormas Islam. Untuk itu, kerja sama antara pemerintah dengan ormas Islam menjadi hal yang perlu disuarakan lebih dalam.

“Untuk menjawab tantangan-tantangan kebangsaan, kerja sama ormas Islam dengan beragam elemen diperlukan guna memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan persatuan,” kata Chriswanto dalam Webinar Kebangsaan yang diadakan DPP LDII, Sabtu (20/12).

Pejabat dari Direktorat Kemendagri Sri Hayati mengatakan, dengan potensi keragaman bangsa, budaya, serta agama yang ada di Indonesia, penguatan nilai-nilai kebangsaan dapat didorong dan diupayakan. Dia melihat, peran ormas Islam mulai dari prakemerdekaan hingga saat ini menunjukkan kontribusi yang cukup signifikan.

“Hal ini menunjukkan bahwa ormas Islam berkontribusi dan berpengaruh besar dalam perjalanan bangsa,” kata dia.

Namun demikian dia mengingatkan, saat ini Indonesia didahadapkan pada tiga tantangan besar yakni korupsi, terorisme, dan penyalahgunaan narkoba yang harus dihadapi. Belum lagi, dia menambahkan, tantangan yang dihadirkan akibat pandemi virus corona jenis baru 2019 (Covid-19).

Tantangan itu yakni adanya dampak pada sektor kesehatan, ekonomi, hingga beragama (dengan adanya pembatasan aktivitas ibadah).  Dia pun melihat selama pandemi Covid-19 yang hampir berjalan setahun kurang, ormas-ormas Islam terus memperkokoh umat lewat program pemberdayaan masyarakat yang bersifat berkelanjutan.

“Ormas Islam juga memberi masukan kepada pemerintah, baik itu di level desa maupun pusat,” kata dia.

Tak hanya itu, di era keterbukaan informasi yang rawan akan hadirnya beragam hoaks, dia pun melihat peran ormas Islam yang melakukan pemberdayaan masyarakat dalam menangkal hoaks. Dia pun berharap ormas Islam mampu menjadi katalisator permasalahan-permasalahan bangsa yang tengah dihadapi.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA