Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Pustakawan Dipecat Usai Bakar Buku Donald Trump

Sabtu 20 Feb 2021 02:12 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah

Mantan Presiden AS, Donald Trump

Mantan Presiden AS, Donald Trump

Foto: AP
Williams dipecat dari perpustakaan umum Chattanooga, di Negara Bagian Tennessee.

REPUBLIKA.CO.ID, TENNESSEE -- Seorang pustakawan Cameron Dequintez Williams kehilangan pekerjaannya karena membakar buku mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia diberhentikan dari pekerjaannya di Perpustakaan umum Chattanooga, di Negara Bagian Tennessee.

Williams mengunggah video di media sosial yang menunjukannya sedang berada di halaman belakang rumah. Ia terlihat menyiram bahan bakar ke buku "How to Talk to Liberals (If You Must)" yang ditulis Coulter dan buku "Crippled America: How to Make America Great Again" yang ditulis Trump.

Pada Jumat (19/2) the Guardian melaporkan dokumen rapat dewan pemerintah kota yang menyatakan Williams menyiarkan langsung aksinya tersebut. Media lokal mengungkapkan lagu anti Trump dari YG dan Nipsey Hussle yang berjudul FDT (Fuck Donald Trump) menjadi latar belakang video itu.

Williams yang juga aktif dalam gerakan Black Lives Matter mengatakan ia diperlakukan tidak adil. Sebab ia hanya mengikuti instruksi perpustakaan yang memintanya menyingkirkan buku-buku 'tua, rusak atau tidak benar'.

Perpustakaan mengakui mereka memiliki kebijakan 'penyiangan' untuk menyingkirkan sejumlah buku dari sirkulasi. Tapi menurut mereka buku-buku Trump dan Coulter tidak masuk kategori buku yang perlu disingkirkan.

"Benda-benda yang dipermasalahkan dalam video tidak ditandai untuk disingkirkan, kami memiliki standar praktek yang ketat dalam mengelola koleksi, dan kami bagian dari Asosiasi Perpustakaan Amerika, jadi hal ini sesuatu yang diikuti semua perpustakaan," kata juru bicara pada bulan Desember lalu ketika tuduhan mulai muncul.

"Cameron telah dilatih mengenai hal ini," kata juru bicara tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA