Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saudara Ungkap Alasan Moise Kean Tinggalkan Juventus

Jumat 19 Feb 2021 20:14 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Moise Kean saat berseragam Juventus.

Moise Kean saat berseragam Juventus.

Foto: EPA-EFE/ALESSANDRO DI MARCO
Kepergian Kean bukan tentang uang dan Juventus saat itu tak berpikir menjualnya.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Saudara laki-laki Moise Kean, Giovanni mengungkapkan alasan Kean meninggalkan Juventus pada 2019. Kean bergabung dengan Everton dari Bianconeri dalam kesepakatan 30 juta euro pada musim panas 2019.

Kane kemudian dipinjamkan ke Paris Saint-Germain (PSG) pada Oktober tahun lalu. Giovanni menilai keputusan Kean hengkang dari Juventus sangat tepat. Kepindahan Kean membawa berkah karena itu baik untuk perkembangan karernya.

“Saya pikir itu berguna baginya untuk pindah ke luar negeri, dia lebih dewasa sebagai pribadi dan sebagai pesepak bola,” ujar Giovanni kepada Radio Bianconera dilansir dari Football Italia, Jumat (19/2).

Menurut Giovanni, tak mudah pindah ke luar negeri karena harus bisa beradaptasi dengan budaya, bahasa, dan gaya hidup. Itu merupakan hal menyulitkan bagi pemain yang baru bermain di luar negeri. Namun Giovanni mengeklaim saudaranya tak menemukan masalah berarti.

Giovanni mengatakan, kepergian Kean bukan tentang uang dan Juventus saat itu tak berpikir menjualnya. Keputusan itu karena pelatih saat itu Massimiliano Allegri yang hengkang. Ia mengeklaim seandainya Allegri bertahan Kean kemungkinan tetap bertahan.

“Juventus adalah salah satu klub terbaik di Eropa dan ada banyak persaingan. Ada pemain seperti Alvaro Morata, Cristiano Ronaldo, dan Paulo] Dybala,” katanya.

Tetapi di klub Kean saat ini juga diisi oleh pemain-pemain top dunia, khususnya di lini serang, salah satunya Mauro Icardi. Dia bisa bermain di mana saja. Giovanni juga mengungkapkan komentar Kean usai PSG mengalahkan Barcelona 4-1 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

“Dia mengatakan kepada saya bahwa bermain melawan (Leo) Messi adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Mereka berjabat tangan satu sama lain, saya belum pernah melihat saudara saya dengan begitu percaya diri. Sepertinya dia telah masuk permainan ini dalam kariernya,” jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA