Wednesday, 17 Rajab 1444 / 08 February 2023

Stasiun dengan Layanan Genose akan Terus Ditambah

Jumat 19 Feb 2021 15:56 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha

Calon penumpang kereta api menghembuskan nafas ke dalam kantong saat mengikuti tes deteksi COVID-19 dengan metode Gajah Mada Electric Nose Covid-19 (GeNose C19) di Stasiun Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (15/2). Stasiun Bandung sudah menerapkan pemeriksaan Genose sebagai satu syarat bepergian

Calon penumpang kereta api menghembuskan nafas ke dalam kantong saat mengikuti tes deteksi COVID-19 dengan metode Gajah Mada Electric Nose Covid-19 (GeNose C19) di Stasiun Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (15/2). Stasiun Bandung sudah menerapkan pemeriksaan Genose sebagai satu syarat bepergian

Foto: ANTARA/M Agung Rajasa
Stasiun Bandung sudah menerapkan pemeriksaan Genose sebagai satu syarat bepergian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan stasiun yang memiliki layanan Genose akan terus ditambah. Hingga saat ini, sudah ada delapan stasiun KA yang menyediakan pelayanan Genose sebagai salah satu alat screening Covid-19 untuk penumpang KA jarak jauh.

"Saya harap dalam kurun waktu seminggu ini, pelayanan Genose sudah ada di 20 kota lainnya dan bertambah lagi ke 44 kota lainnya dalam waktu kurang dari satu bulan,” kata Budi dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (19/2). 

Baca Juga

Stasiun Bandung sudah menerapkan pemeriksaan Genose sebagai satu syarat bepergian menggunakan kereta api jarak jauh sudah sejak 15 Februari 2021. Sebelum di Bandung, KAI sudah menerapkan Genose di Stasiun Pasar Senen dan Yogyakarta. 

Budi mengapresiasi KAI yang sudah melakukan sejumlah perbaikan pelayanan dengan menyediakan bilik penyekatan bagi para calon penumpang yang melakukan tes Genose. "Ini agar tidak berdekatan satu dengan yang lain, seperti yang disarankan oleh para ahli epidemiologi," tutur Budi. 

Dia menambahkan, penumpang KA jarak jauh juga antusias melakukan tes Genose. Sejak 15 Februari 2021 hingga hari ini (19/2), penumpang kereta api yang melakukan tes screening Gense di Stasiun Bandung sudah mencapai 1.514 orang. 

Sebelumnya, KAI menambah enam stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan Genose pada 15 Februaru 2021. VP Public Relations KAI Joni Martinus mengtaakan, biya untuk mendapatkan layanan tersebut Rp 20 ribu. 

"Penambahan stasiun yang melayani pemeriksaan Genose  ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api," ujar Joni. 

Sesuai SE Kemenhub Nomor 20 Tahun 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal tiga hari sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal satu jam sebelum jam keberangkatan.

Syarat untuk melakukan pemeriksaan Genose di stasiun adalah calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA jarak jauh yang sudah lunas. Selama 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum kecuali air mineral untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan Genose. 

"Pada saat pelaksanaan calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan," ungkap Joni.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA