Jumat 19 Feb 2021 15:13 WIB

BMH Salurkan Paket Buka Puasa Sunah untuk Santri Tahfidz

Mereka adalah santri Pesantren Tahfidz Cahaya Alquran Sleman, Yogyakarta.

Yogyakarta menyalurkan paket buka puasa sunah untuk para santri Pesantren Tahfidz Cahaya Alquran yang berada di Kecamatan Pakem, Sleman.
Foto: Dok BMH
Yogyakarta menyalurkan paket buka puasa sunah untuk para santri Pesantren Tahfidz Cahaya Alquran yang berada di Kecamatan Pakem, Sleman.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan paket buka puasa sunah untuk para santri tahfidz di Sleman, Yoyakara, Kamis (18/2). 

Pesantren tahfidz yang dimaksud adalah Pesantren Tahfidz Cahaya Alquran yang berada di Kecamatan Pakem, Sleman. Ustdadz Maryadi selaku pimpinan pesantren mengatakan, para santri yang setiap harinya menghafal, mengkaji dan mendalami Alquran tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Alhamdulillah walau baru satu tahun kami mendirikan dan diamanahi untuk mengelola pesantren, perkembangan para santri  dari awal masuk sampai sekarang luar biasa. Mereka kebanyakan berasal dari luar kota Jogja,” ungkap ustadz Maryadi dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

“Kami sampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan selama ini dari BMH Yogyakarta. Semoga ikhtiar mulia ini sama-sama dibalas dengan kebaikan oleh Allah Ta’ala,” sambung Maryadi.

Sementara itu, Haris Munandar selaku staf Prodaya BMH Yogyakarta yang langsung menyalurkan ke Pesantren Cahaya Aquran menyatakan, pihaknya akan terus membantu pesantren yang berada di belakang terminal pakem tersebut.

“Dari awal pendirian pesantren, kami dari BMH Yogyakarta sudah berkomitmen untuk bersama-sama mengembangkan pesantren ini,” kata Haris.

Ia menambahkan, selain bantuan konsumsi untuk para santri,  lembaganya juga memperhatikan kondisi fisik bangunan pesantren yang tidak muat menampung santri dalam jumlah banyak.

“Hari ini kami menyampaikan amanah dari donatur berupa menu untuk buka puasa para santri, insya Allah ini menjadi pahala bagi para donatur sekalian. Dan pada kali ini kami mohon doanya dari para jamaah, semoga Allah mudahkan pengembangan asrama dan ruang belajar para santri, karena kondisi yang ada masih terbatas,” tutup Haris. |

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement