Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Usai Patah Kaki, Bagnaia Sempat Takut Didepak dari Ducati

Kamis 18 Feb 2021 23:35 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia

Foto: EPA-EFE/PASQUALE BOVE
Bagnaia dapat tempat setelah Dovizioso mengumumkan tak akan lanjut bersama Ducati.

REPUBLIKA.CO.ID, BRNO -- Francesco Bagnaia mengaku takut kehilangan tempat di tim Ducati, setelah kakinya patah di Brno musim lalu. Saat itu ia menjalani putaran ketiga MotoGP 2020, dengan kepercayaan diri tinggi.

Tapi saat sesi latihan pembuka dalam balapan di Republik Ceska tersebut, Bagnaia mengalami kecelakaan dan kaki kanannya patah. Cedera itu bukan hanya menghentikan momentum Bagnaia, tapi juga memupuskan harapannya untuk promosi ke tim Ducati pada 2021.

''Salah satu hal yang memaksa saya rehabilitasi cepat adalah ketakutan kehilangan tempat di pabrikan (Ducati),'' ujar Bagnaia dikutip dari Crash, Kamis (18/2).

Seiring waktu, Bagnaia akhirnya kembali beraksi di Misano, dan justru makin mendapatkan tempat setelah Andrea Dovizioso mengumumkan tak akan lanjut bersama Ducati saat berada di Austria. Artinya, kursi Bagnaia di Ducati kian terbuka.

Ducati harus memilih antara Bagnaia dari Pramac atau Johann Zarco dari Avintia. Karena itulah saat di Misano, Bagnaia berjuang untuk membuktikan masih punya peluang podium, seperti yang didapatkan di Jerez.

''Bersama pelatih saya telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, secara fisik dan mental. Saya tiba di Misano dengan rasa sakit, tapi saya yakin bisa berjuang di posisi teratas,'' jelas Bagnaia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA