Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Jangan Lakukan Ini Saat Mandi Jika tak Ingin Kulit Rusak

Kamis 18 Feb 2021 16:16 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti

Beberapa kebiasaan saat mandi bisa merusak kulit (ilustrasi).

Beberapa kebiasaan saat mandi bisa merusak kulit (ilustrasi).

Foto: Pixabay
Saat mandi, sebaiknya gunakan produk untuk rambut terlebih dahulu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mandi menjadi momen bagi Anda untuk memanjakan tubuh. Dari rambut sampai ujung kaki, semua dibersihkan.

Namun, terkadang saat mandi tanpa disadari ada beberapa hal yang justru menganggu kesehatan kulit tubuh Anda. Jika terus dilakukan, beberapa kekeliruan ketika mandi ini dapat merugikan kulit Anda, seperti dilansir di laman Vogue, Kamus (18/2):

1. Menggunakan shower puff

Berhati-hatilah menggunakan shower puff setiap hari di kamar mandi. Alasannya, beberapa produk memiliki bulu nilon, yang seiring waktu dapat menyebabkan hiperpigmentasi akibat gesekan. Sebagai gantinya, ganti dengan body scrub dengan butiran besar dua-tiga kali sepekan untuk eksfoliasi tubuh.

2. Mengeringkan kulit dengan kasar

Mengeringkan tubuh dengan handuk secara berlebihan setelah mandi dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan merusak pelindung kulit. Sebaiknya, Anda menepuk perlahan kulit hingga kering dengan handuk katun lembut. Oleskan pelembap untuk kelembapan setelah mandi.

3. Mencuci wajah dan tubuh sebelum menggunakan produk untuk rambut

Para profesional menyarankan untuk membilas sampo dan kondisioner terlebih dahulu, yang mungkin mengandung bahan pengawet yang dapat menetes ke dahi dan garis rambut Anda, bahkan dapat menyebabkan iritasi kontak dan jerawat. Cara terbaik yaitu membersihkan sampo dan kondisioner, kemudian baru lanjutkan sisa rutinitas Anda.

4. Menggunakan sabun mandi di wajah

Berita buruk lainnya adalah larangan menggunakan sabun badan untuk wajah. Meskipun Anda tergoda menggunakan produk sekali pakai pada pagi yang sibuk, komposisi sabun mandi tidak cocok untuk pelindung kulit wajah yang halus.

Penggunaan sabun tubuh sebagai pengganti sabun wajah dapat mengubah tingkat pH wajah, manjadi 'pintu' pada sejumlah masalah perawatan kulit. Pastikan hanya menggunakan pembersih wajah yang telah dipilih sesuai jenis kulit untuk membasuh wajah.

5. Terlalu sering mencuci muka

Di sisi lain, terlalu sering mencuci wajah juga bukan pertanda baik bagi kulit. Meskipun menjaga ritual mencuci wajah dapat mencegah timbulnya jerawat, tetapi jika berlebihan dapat mengganggu minyak baik di kulit atau membiarkan 'pintu' terbuka untuk serangan jerawat. 

Pendiri Klinik Estetika Yavana, dr Madhuri Agarwal, mengatakan sering mencuci wajah dapat menghilangkan minyak esensial dari kulit dan berpotensi menyebabkan jerawat atau iritasi kulit. Sebagai saran, pastikan Anda mencuci muka tidak lebih dari dua kali sehari.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA