Kamis 18 Feb 2021 15:31 WIB

Foto Gunung Gede, Pemprov: Kualitas Udara Jakarta Makin Baik

Humas DLH DKI Jakarta memastikan berdasarkan data kualitas udara di Jakarta baik.

Rep: Flori Sidebang / Red: Bayu Hermawan
Foto karya Ari Wibisono yang diambil dari Jalan benyamin Sueb, Kecamayan Kemayoran, Jakarta Pusat, belum lama ini, dengan latar belakang pemandangan Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Bogor.
Foto: Tangkapan layar
Foto karya Ari Wibisono yang diambil dari Jalan benyamin Sueb, Kecamayan Kemayoran, Jakarta Pusat, belum lama ini, dengan latar belakang pemandangan Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Foto pemandangan dengan latar belakang Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Bogor yang diunggah oleh akun Twitter Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menjadi perbincangan warganet. Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan pun memastikan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, kualitas udara di Ibu Kota pada Rabu (17/2) pagi dalam kondisi yang baik. Hal itu juga didukung dengan adanya penerapan PSBB di Jakarta. 

"Dilihat dari langit Jakarta yang berwarna biru cerah dan kualitas udara yang baik," kata Yogi di Jakarta, Kamis (18/2).

Baca Juga

Sementara itu, di lokasi berbeda, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan hal serupa. Riza mengatakan kualitas udara di Jakarta semakin baik.  "Kualitas udara di Jakarta semakin baik, silakan diliat datanya biru, di Jakarta kualitas udara semakin baik," ujarnya. di Kantor BPBD DKI Jakarta, Kamis. 

Menurut Riza, kondisi ini merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah. Di antaranya peningkatan ruang terbuka hijau dan mengendalikan emisi transportasi publik.

"Tapi sekali lagi kontribusi masyarakat jauh lebih penting. Kita sudah mengatur kendaraan dan lain sebagainya," tutur dia. 

Untuk diketahui, sebelumnya foto yang diambil Ari Wibosono dari Jalan Benyamin Sueb, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, belum lama ini, dengan latar belakang pemandangan Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Bogor, menjadi bahan pembicaraan warganet (netizen).

Akun @dinaslhdki menulis caption, "Pemandangan Gunung Gede Pangrango di Kemayoran Jakarta Pusat pagi ini, menandakan Kualitas udara sedang bersih. Jl.Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat. Photo @wibisono."

Bahkan fotografer senior Arbain Rambey lewat akun Twitter, @arbainrambey menuding foto tersebut hasil tempelan. "Ini foto tempelan. Untuk dapat Pangrango segeda gitu, butuh tele panjang lalu motret dari jauh. Melihat perbandingan mobil depan dan belakangnya, jelas tak memakai tele panjang," katanya menegaskan.

Fotografer Ari Wibisono yang kerap memotret pemandangan Ibu Kota pun membantah jika foto hasil karyanya merupakan tempelan dua foto yang digabung menjadi satu. Dia mengklarifikasi jika foto itu benar-benar diambilnya dari Kemayoran. Hanya saja, memang latar belakang Gunung Gede Pangrango diedit agar terlihat jelas.

Sehingga ada kesan udara di Jakarta benar-benar bersih. Meski begitu, foto tersebut benar-benar diambil dari Kemayoran, bukan rekayasan. Republika pada Kamis (18/2) pagi WIB, sudah mengirim pesan untuk mengutip klarifikasi bahwa foto yang diambilnya benar-benar asli.

"Klarifikasi saya terkait foto Gede Pangrango di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang sangat kecewakan ada fotografer senior memberikan statemen bahwa foto saya 'tempelan'. Saya berkolaborasi dengan Mas Rifky Widianto dengan memaparkan file asli jepretan saya, hasil kerja keras dan mengabarkan kepada warga Jakarta tentang kondisi "JakartaLangitBiru," katanya lewat akun Instagram pribadinya.

Setelah mendapat penjelasan, Arbain pun mengunggah foto asli karya Ari. Hanya saja, ia tidak meminta maaf dan masih menulis foto itu berupa tempelan. "Akhir diskusi ini sederhana. Memang background-nya jadi tempelan karena olah digital yang kelas berat seperti di foto yang disebut aslinya ini," katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement