Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Wapres Dukung Pembangunan Rusunawa Bagi Kelompok Marginal

Kamis 18 Feb 2021 15:09 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Wakil Presiden Maruf Amin

Wakil Presiden Maruf Amin

Foto: KIP/Setwapres
Wapres dukung rencana pembangunan rusunawa sebanyak 16 lokasi di 10 provinsi,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendukung pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di sekitar balai rehabilitasi Kementerian Sosial. Rusunawa ini ditujukan bagi masyarakat kelompok marginal, seperti pemulung, pengemis dan tuna wisma.

"Saya sangat mendukung rencana pembangunan rusunawa sebanyak 16 lokasi di 10 provinsi, termasuk di Balai Karya Pangudi Luhur Kota Bekasi ini," kata Wapres Ma’ruf Amin saat meresmikan Sentra Kreasi Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/2).

Baca Juga

Pembangunan perumahan dan pemukiman warga menjadi salah satu sasaran pokok yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2005-2025. Oleh karena itu, pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan rumah layak huni dan terjangkau dengan sarana dan prasarana lingkungan memadai. Caranya melalui sistem pembiayaan jangka panjang yang berkelanjutan, efisien dan akuntabel. 

"Kebijakan yang diambil pemerintah saat ini, melalui Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), adalah peningkatan kemudahan akses masyarakat terhadap hunian vertikal yang layak huni dan aman," tukasnya.

Wapres berharap pembangunan rusunawa di balai-balai rehabilitasi milik Kemensos dapat memberikan manfaat bagi kelompok masyarakat marginal. Sehingga kesejahteraan hidup mereka menjadi lebih baik.

Pembangunan rusunawa tersebut dapat mendorong tercapainya hunian layak dan aman bagi masyarakat. Wapresn menyebut ini merupakan alternatif dari Program Satu Juta Rumah khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Saya menyambut baik kolaborasi antara Kemensos dan Kementerian PUPR untuk membangun rusunawa bagi eks-pemulung dan tuna wisma di balai-balai rehabilitasi sosial di seluruh Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk pembangunan rusunawa di sejumlah balai rehabilitasi Kemensos. Risma mengatakan rusunawa tersebut bisa dimanfaatkan bagi eks-pemulung dan tuna wisma yang pendapatannya per bulan hanya Rp 450 ribu. Dengan pendapatam sejumlah angka itu, mereka tidak memungkinkan untuk membayar sewa rumah atau kos di Jakarta.

"Maka saya datangi Kementerian PUPR dan Menteri PUPR menyanggupi, kami (Kemensos) akan dibangunkan dua blok rusun di Bekasi dan di Pasar Rebo, yang rata-rata per bloknya ada 100 unit," kata Risma.

 

 

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA