Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Pep Guardiola Cemaskan Kasus Covid Usai Jeda Internasional

Kamis 18 Feb 2021 02:03 WIB

Red: Agung Sasongko

 Reaksi manajer Manchester City Pep Guardiola saat wawancara setelah pertandingan sepak bola putaran keempat Piala FA Inggris antara Cheltenham Town dan Manchester City di Cheltenham, Inggris, 23 Januari 2021.

Reaksi manajer Manchester City Pep Guardiola saat wawancara setelah pertandingan sepak bola putaran keempat Piala FA Inggris antara Cheltenham Town dan Manchester City di Cheltenham, Inggris, 23 Januari 2021.

Foto: EPA-EFE/Toby Melville
Jeda internasional selama dua pekan akan dimulai pada pertengahan Maret.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pep Guardiola khawatirkan penyebaran Covid-19 di Liga Premier Inggris kembali meningkat usai jeda Internasional. Pasalnya, para pemain yang berpergian untuk pertandingan internasional dapat mengakibatkan terjadinya lonjakan kasus. 

Jumlah kasus COVID-19 mulai menurun dengan liga Inggris mengumumkan bahwa hanya tercatat dua kasus positif dari dua putaran pemeriksaan terbaru mereka terhadap 2.915 pemain dan staf klub, terendah sejak Oktober.

Jeda internasional selama dua pekan akan dimulai setelah pertandingan perempat final Piala FA City melawan Everton pada 20 Maret.

Baca Juga

Delapan belas pemain City kemungkinan akan dipanggil timnas masing-masing serta berbagai pemain tim yunior, dengan Kejuaraan Eropa U-21 berlangsung pada waktu yang sama.

Namun, klub-klub Liga Premier Inggris mungkin tidak diwajibkan untuk membiarkan pemain Portugal atau Amerika Selatan pergi setelah badan sepak bola dunia FIFA memperpanjang aturan untuk melepaskan anggota skuat tersebut hingga akhir April.

“Satu-satunya cara untuk terlindungi dari virus ini adalah dengan tetap di rumah, dan tidak bergerak serta menjaga jarak sosial tanpa kontak dan tidak bepergian,” kata Guardiola menjelang pertandingan lawan Everton pada Kamis.

“Sekarang orang-orang akan melakukan perjalanan, para pemain pergi ke tim nasional dan sulit setelah mengendalikannya, jadi saya pikir sayangnya kasus (positif) akan meningkat."

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA