Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Vaksinasi Tahap Pertama di Yogyakarta Sudah 99,81 Persen

Rabu 17 Feb 2021 16:28 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Hiru Muhammad

Tenaga kesehatan menunggu observasi usai vaksinasi Covid-19 massal di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, Kamis (28/1). Pada vaksinasi Covid-19 massal ini rencananya melibatkan tiga ribu tenaga kesehatan.

Tenaga kesehatan menunggu observasi usai vaksinasi Covid-19 massal di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, Kamis (28/1). Pada vaksinasi Covid-19 massal ini rencananya melibatkan tiga ribu tenaga kesehatan.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Untuk suntikan tahap kedua sudah mencapai 61,99 persen.

REPUBLIKA.CO.ID,  YOGYAKARTA--Vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk SDM kesehatan (SDMK) di Kota Yogyakarta masih terus berjalan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani mengatakan, SDMK yang disasar untuk vaksinasi Covid-19 ini mencapai 9.710 orang.

Dari jumlah tersebut, 99,81 persen sudah divaksin untuk suntikan pertama. Artinya, SDM kesehatan yang sudah mendapatkan suntikan pertama sekitar 9.691 orang. Sedangkan, untuk suntikan kedua sudah mencapai 61,99 persen. Sehingga, sudah 6.019 SDM kesehatan yang disuntik.

"Sementara memang masih ada yang ditunda sekitar 10 persen. 3,66 persen nakes tidak bisa divaksin tahap pertama termin pertama (suntikan pertama)," kata Emma di Kompleks Balai Kota Pemkot Yogyakarta, Rabu (17/2).

Emma menyebut, 10 persen SDMK yang tertunda tersebut dikarenakan tidak memenuhi kriteria orang yang divaksin pada tahap pertama. Mereka diantaranya ini macam-macan seperti SDMK yang masuk kategori lansia di atas 59 tahun, penyintas Covid-19, menyusui, memiliki komorbid hingga hipertensi."972 tenaga kesehatan yang masih tertunda untuk divaksin," ujar Emma.

Walaupun begitu, pada tahap kedua nanti SDMK yang tertunda untuk divaksin ini akan kembali di skrining. Sebab, orang dengan kriteria yang tidak boleh divaksin ini sudah diperbolehkan mendapat vaksin berdasarkan kebijakan baru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). "972 SDMK ini kita skrining kembali. Kalau saat skrining di tahap pertama kemarin kan ada DM, menyusui dan lain-lain. Nanti akan kita lihat," jelasnya.

Layanan vaksinasi di Kota Yogyakarta ada di 31 fasilitas pelayanan kesehatan (faskes). Faskes ini terdiri dari 18 puskesmas, 11 rumah sakit dan dua klinik. Sementara itu, Dinkes Kota Yogyakarta sudah mendapatkan 9.800 dosis vaksin untuk suntikan pertama. Untuk suntikan kedua, diterima 9.600 dosis vaksin."Jadi total 19.400 dosis vaksin yang sudah diterima untuk total 9.700 orang," tambahnya

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA