Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Akibat Gempa, Toyota Hentikan Sementara Produksi di 9 Pabrik

Rabu 17 Feb 2021 15:45 WIB

Rep: idealisa masyrafina/ Red: Hiru Muhammad

Toyota Motor Corp akan menghentikan sementara produksi kendaraan di 14 jalur  dari sembilan pabrik grup di Jepang akibat gempa bumi yang melanda timur laut Jepang pekan lalu.

Toyota Motor Corp akan menghentikan sementara produksi kendaraan di 14 jalur dari sembilan pabrik grup di Jepang akibat gempa bumi yang melanda timur laut Jepang pekan lalu.

Foto: istimewa
Meski gempa tak berpengaruh pada pabrik Toyota, namun mempengaruhi para pemasok

REPUBLIKA.CO.ID,TOKYO - Toyota Motor Corp akan menghentikan sementara produksi kendaraan di 14 jalur  dari sembilan pabrik grup di Jepang akibat gempa bumi yang melanda timur laut Jepang pekan lalu.

Pabrik domestik di lima prefektur, termasuk Aichi, Iwate dan Fukuoka, akan menghentikan produksi antara Rabu dan Sabtu, beberapa selama empat hari.  Pabrik memproduksi model yang bervariasi dari mobil Lexus hingga SUV Harrier.

Menurut juru bicara Toyota, meskipun gempa bumi tidak berdampak signifikan pada pabrik Toyota, gempa tersebut mempengaruhi beberapa pabrik pemasok pembuat mobil. Ini menyebabkan penundaan pasokan suku cadang. Perusahaan tidak mengungkapkan jumlah kendaraan yang terkena dampak.

Gempa bumi yang kuat menghantam pantai Prefektur Fukushima pada hari Sabtu (13/2), melukai puluhan orang dan memicu pemadaman listrik yang meluas. 

Sebelumnya gempa berkekuatan 7,1 skala richter telah terjadi Sabtu yang mencederai ratusan orang dan memicu gangguan listrik di sejumlah wilayah di perfektur Fukushima. Tidak ada penjelasan lebih jauh apakah gempa tersebut berdampak pada reaktor nuklir di Jepang seperti di Fukushima dan Onagawa. 

Gempa di Jepang telah berdampak pada industri mikrochip di Jeppang. Renesas Electronik, perusahaan semikonduktor bagi otomotif di Jepang akan memulai kembali kegiatan produksinya di pabrik canggih mereka di timur laut Jepang setelah gempa tersebut dalam beberapa waktu ke depan. Gampa tersebut dapat mempengaruhi pengiriman chip ke sejumlah pabrik hingga sepekan ke depan. Gempa tersebut terjadi bersamaan dengan gangguan pasokan global chip terhadap sejumlah manufaktur otomotif global yang memaksa mereka memangkas produksinya. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA