Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Selama 2020, Nilai Transaksi GoPay Paylater Naik 3,3 Lipat

Rabu 17 Feb 2021 11:09 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Fuji Pratiwi

Pengguna menunjukkan aplikasi Gopay (ilustrasi). GoPay Paylater dari Gojek mencatatkan nilai transaksi meningkat sampai dengan 3,3 kali lipat sepanjang 2020.

Pengguna menunjukkan aplikasi Gopay (ilustrasi). GoPay Paylater dari Gojek mencatatkan nilai transaksi meningkat sampai dengan 3,3 kali lipat sepanjang 2020.

Foto: Republika/Friska
GoPay Paylater tidak menggunakan sistem bunga melainkan biaya langganan bulanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Layanan paylater (bayar nanti) semakin diminati karena kemudahan yang ditawarkan. GoPay Paylater dari Gojek mencatatkan nilai transaksi meningkat sampai dengan 3,3 kali lipat sepanjang 2020.

Head of Growth, GoPay Paylater Neni Veronica, mengatakan, GoPay Paylater meluncurkan fitur Pick Your Limit. Fitur ini membantu pengelolaan keuangan dimana pengguna dapat menentukan sendiri limit penggunaan GoPay Paylater setiap bulannya.

GoPay Paylater, kata Neni, layanan keuangan andalan masyarakat terus memberikan solusi pengaturan keuangan yang efektif. "Kami ingin memenuhi kebutuhan pengguna GoPay Paylater yang berbeda-beda dan ingin memiliki kendali sepenuhnya atas keuangan mereka dengan inovasi Pick Your Limit," ujar Neni dalam keterangan resmi, Rabu (17/2).

Baca Juga

Pick Your Limit akan tersedia bagi seluruh pengguna GoPay Paylater secara bertahap. Pengguna harus memiliki GoPay Paylater untuk dapat menggunakan Pick Your Limit.

Salah satu kelebihan GoPay Paylater adalah pengguna tidak perlu mendaftar untuk mendapatkan layanan ini. "Selain itu GoPay Paylater tidak menggunakan sistem bunga melainkan satu biaya langganan yang tetap setiap bulannya," ucapnya.

Lembaga riset Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) dalam survei terbaru berjudul Persepsi Pasar Indonesia Terhadap Pemanfaatan Fitur Pembayaran PayLater mengungkapkan, layanan paylater membantu konsumen mengatur arus kas sebesar 92 persen, merencanakan keuangan jangka panjang, termasuk menabung. 

Hasil riset juga mengungkap, masyarakat memandang paylater sebagai solusi alternatif pengelolaan keuangan dan bukan sekadar instrumen pembayaran. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA