Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Rio Ferdinand: Maguire Harusnya Malu karena Mengemis Penalti

Selasa 16 Feb 2021 13:31 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Kapten Manchester United Harry Maguire.

Kapten Manchester United Harry Maguire.

Foto: EPA-EFE/Alex Pantling
Harry Maguire yakin ia dilanggar di kotak penalti saat MU ditahan imbang West Brom.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Rio Ferdinand mengecam sikap kapten Manchester United (MU) Harry Maguire yang ia anggap mengemis penalti ketika menghadapi West Bromwich Albion, akhir pekan lalu. Ferdinand menilai Maguire sepatutnya malu terhadap sikap tersebut. 

Maguire terjatuh di kotak penalti dalam laga yang berkesudahan imbang 1-1. Awalnya wasit Craig Pawson memberikan hadiah penalti untuk MU. Namun setelah menyaksikan VAR, Pawson membatalkan keputusannya karena menganggap tidak ada pelanggaran yang terjadi. 

"Jika Harry (Maguire) jujur, saat terbangun esok pagi dia seharusnya malu atas apa yang dia lakukan," kata Ferdinand kepada saluran Youtube Five seperti dilansir Metro, Selasa (16/2). 

Baca Juga

Menurut Ferdinand, seorang pemain tidak bisa memprotes keputusan wasit dari satu sudut pandang. Ia meminta Maguire berhenti melakukan hal tersebut sebagai pemimpin pasukan Setan Merah. 

"Saya paham, tapi itu memang memalukan. Dia seharusnya berpikir apa yang baru saja dilakukan," ujar Ferdinand yang dulu menjadi andalan MU sebagai palang pintu. 

Sebelumnya, Maguire yakin ia dilanggar di kotak penalti. Ia membantah melakukan diving. Mantan pemain Leicester City itu terkejut karena wasit membatalkan keputusannya. 

"Saya benar-benar yakin itu penalti. Saya tidak paham mereka bahkan harus mengeceknya kembali. Saya merasa ada sentuhan di bahu, saya ditarik. Saya juga merasa ada benturan di tumit. Memang (pelanggaran) kecil, tapi itu penalti," kata dia bersikeras.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA