Selasa 16 Feb 2021 13:15 WIB

Korsel Batasi Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Korsel tidak menggunakan vaksin AstraZeneca untuk lansia

Red: Nur Aini
 Petugas kesehatan di klinik darurat untuk pengujian penyakit coronavirus (COVID-19) di luar balai kota Seoul di Seoul, Korea Selatan, 05 Januari 2021.
Foto: EPA-EFE/JEON HEON-KYUN
Petugas kesehatan di klinik darurat untuk pengujian penyakit coronavirus (COVID-19) di luar balai kota Seoul di Seoul, Korea Selatan, 05 Januari 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Korea Selatan pada Senin (15/2) mengatakan tidak akan menggunakan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca pada orang berusia 65 tahun ke atas. Negara itu juga mengurangi target vaksinasi awal karena penundaan pengiriman dari skema vaksin global COVAX.

Korea Selatan sebelumnya mengatakan akan memvaksin 1,3 juta orang pada kuartal pertama tahun ini dengan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca, tetapi kemudian mengubah keputusan sebelumnya dengan memangkas tajam target vaksinasi menjadi 750 ribu orang.

Baca Juga

Keputusan itu sebagian besar disebabkan penyesuaian jadwal pasokan 2,6 juta dosis vaksin AstraZeneca dari COVAX, kata Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), Senin (15/2). Namun, Korsel tidak menyebutkan masalah produksi vaksin di Eropa sebagai penyebab jadwal vaksinasi yang tertunda, yang dimasukkan ke proses administratif di COVAX.

Korsel juga menegaskan kembali rencananya untuk mencapai kekebalan kawanan (herd immunity) pada November tetap akan dijalankan.

"Kami tidak yakin penyesuaian jadwal vaksinasi pada Februari dan Maret akan berdampak pada tujuan kami untuk mencapai kekebalan kawanan pada November," kata direktur KDCA Jeong Eun-kyeong dalam pengarahan singkat.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement