Selasa 16 Feb 2021 09:40 WIB

Usai Imlek, Saham-Saham Kawasan Asia Timur Dibuka Menguat

Stimulus baru di Amerika Serikat masih memberi sentimen terhadap perdagangan.

Bursa Efek Tokyo, Jepang (ilustrasi). Pembukaan perdagangan saham di bursa-bursa kawasan Asia Timur menunjukkan penguatan pada Selasa (16/2).
Foto: AP/Eugene Hoshiko
Bursa Efek Tokyo, Jepang (ilustrasi). Pembukaan perdagangan saham di bursa-bursa kawasan Asia Timur menunjukkan penguatan pada Selasa (16/2).

REPUBLIKA.CO.ID, HONGKONG -- Pembukaan perdagangan saham di bursa-bursa kawasan Asia Timur menunjukkan penguatan pada Selasa (16/2). Stimulus baru di Amerika Serikat masih memberi sentimen terhadap perdagangan.

Saham-saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Selasa pagi, setelah libur panjang Imlek sejak 11 Februari. Indeks Hang Seng (HSI) terangkat 1,66 persen atau 502,25 poin, menjadi diperdagangkan di 30.675,82 poin.

Baca Juga

Terakhir pada 10 Februari lalu, Indeks Hang Seng melonjak 1,91 persen atau 562,53 poin menjadi menetap di 30.038,72 poin, mencatat kenaikan empat hari berturut-turut dengan nilai transaksi mencapai 175,98 miliar dolar Hong Kong (sekitar 22,71 miliar dolar AS).

Saham-saham di Tokyo, Jepang juga dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa pagi. Sentimen investor terangkat harapan atas stimulus baru Amerika Serikat, dengan penurunan kurs yen terhadap dolar AS juga menambah dukungan terhadap para eksportir.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo bertambah 243,39 poin atau 0,81 persen, dari penutupan Senin (15/2), menjadi diperdagangkan di 30.327,54 poin, menandai level intraday tertinggi sejak 2 Agustus 1990.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo terangkat 8,64 poin atau 0,44 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.962,58 poin.

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan sektor transportasi laut, pertambangan, dan produk karet menjadi yang paling menguat pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

 

Di Korea Selatan, bursa saham pun dibuka lebih tinggi pada Selasa pagi, melanjutkan kenaikan sehari sebelumnya. Indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (Kospi) menguat 0,59 persen atau 18,63 poin, menjadi 3.165,63 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Indeks Kospi terangkat 1,50 persen atau 46,42 poin menjadi 3.147,00 poin pada penutupan perdagangan Senin (15/2), setelah libur panjang Imlek, dengan volume perdagangan mencapai 1,59 miliar saham senilai 16,6 triliun won (15,1 miliar dolar AS).

Sementara itu, kurs mata uang lokal 1.100,7 won terhadap dolar AS, naik 0,7 won dari tingkat penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement