Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Menristek: Mutasi Virus Corona Pengaruhi Efikasi Vaksin

Senin 15 Feb 2021 15:07 WIB

Red: Ratna Puspita

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro

Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Vaksin masih tetap efektif dalam memberikan perlindungan virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan mutasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 berpengaruh pada efikasi vaksin. "Simpulannya bahwa bagaimanapun juga jenis virus baru ini, terutama di Afrika Selatan yang telah diuji terhadap beberapa vaksin menunjukkan bahwa ada pengaruh dari strain virus baru ini terhadap efektivitas vaksin tersebut," kata Menristek dalam webinarbertajuk "Genomic Surveillance, Mutation and Vaccine", Jakarta, Senin (15/2).

Menristek mengatakan dari pengujian beberapa vaksin Covid-19 terhadap beberapa varian virus SARS-CoV-2 baru, dapat disimpulkan bahwa mutasi virus yang ada menyebabkan terjadinya penurunan efikasi vaksin. Ia mengemukakan penurunan efikasi di antaranya dialami oleh vaksin Pfizer terhadap varian N501Y dan E484K, vaksin dari Johnson & Johnson terhadap varian baru di Afrika Selatan, dan vaksin dari Oxford-AstraZeneca terhadap varian B.1.351 dari Afrika Selatan.

Baca Juga

Namun, vaksin-vaksin tersebut masih tetap efektif dalam memberikan perlindungan terhadap virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

Varian-varian baru itu, katanya, teridentifikasi melalui pengurutan genom menyeluruh (whole genom sequencing) terhadap virus SARS-CoV-2 yang bersirkulasi di negara-negara di seluruh dunia.

Karena itu, Kementerian Riset dan Teknologi dan Kementerian Kesehatan telah berkolaborasi dan menandatangani nota kesepahaman untuk melakukan dan memperkuat surveilans genom Virus SARS-CoV-2. Salah satu kegiatannya adalah meningkatkan pengurutan genom menyeluruh.

Dengan peningkatan kegiatan pengurutan genom menyeluruh terhadap virus SARS-CoV-2, virus tersebut dapat dengan lebih baik dikenali. Hal ini agar memperkuat upaya penanggulangan pandemi Covid-19 dan pengendalian kesehatan masyarakat ke depan, demikianBambang PS Brodjonegoro.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA