Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Gedung Putih: Biden tidak Berencana Telepon Pangeran MBS

Ahad 14 Feb 2021 12:00 WIB

Rep: Rizki Jaramaya/ Red: Yudha Manggala P Putra

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

Foto: AP Photo/Jacquelyn Martin
Biden sebelumnya memutuskan dukungan AS ke koalisi militer pimpinan Saudi di Yaman.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Joe Biden tidak berencana menghubungi lewat telepon Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS). Hal itu diungkapkan Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki, Sabtu waktu setempat.  

"Jelas ada tinjauan atas kebijakan kami yang terkait dengan Arab Saudi. Tidak ada rencana panggilan (telepon)," ujar Psaki, dilansir Aljazirah Ahad (14/2).

Keputusan Biden tidak menelepon Pangeran MBS dikaitkan dengan kasus pembunuhan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi di Istanbul pada 2018. Badan intelijen CIA menduga pembunuhan tersebut kemungkinan diperintahkan MBS. Putra mahkota telah membantah tuduhan tersebut.

Sebelumnya, Presiden Biden mengatakan hak asasi manusia merupakan masalah utama yang diusungnya dalam hubungan AS-Saudi. Itu janji kampanye Biden dalam pemilu 2020.

Biden pada awal bulan ini telah mengumumkan berakhirnya dukungan AS terhadap koalisi militer pimpinan Saudi. Koalisi ini membantu pemerintah Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA