Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Guardiola Nilai Guendogan Sukses Mainkan False Nine

Ahad 14 Feb 2021 06:05 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Illkay Guendogan melakukan selebrasi saat menjadi bintang kemenangan Manchester City saat membantai Tottenham Hotspur, Ahad (14/2) dini hari WIB. Guendogan mencetak dua gol pada laga tersebut.

Illkay Guendogan melakukan selebrasi saat menjadi bintang kemenangan Manchester City saat membantai Tottenham Hotspur, Ahad (14/2) dini hari WIB. Guendogan mencetak dua gol pada laga tersebut.

Foto: EPA-EFE/Tim Keeton
Di posisi tersebut, Guendogan sudah membuat empat gol dalam empat laga terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manajer Manchester City Pep Guardiola semringah melihat Ilkay Guendogan bisa memainkan peran false nine. Itu terbukti saat gelandang berkebangsaan Jerman itu mengemas dwigol kala timnya mengalahkan Tottenham Hotspur 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad, Ahad (14/2) dini hari WIB

"Ia bermain dekat dengan penyerang dengan indera permainan yang tajam. Dia punya kualitas itu," kata Guardiola selepas laga dilansir laman resmi City.

Raihan Guendogan kontra Tottenham, mengulangi dwigol yang dicetaknya saat City mengalahkan Liverpool 3-1 sepekan yang lalu.

Terlebih gol pertama City, yang dicetak Rodri Hernandez, berasal dari tendangan penalti yang berasal dari pergerakan Guendogan.

"Saya mengatakannya berkali-kali bahwa dia bisa memainkan peran false nine dan orang-orang menertawakan," ujar Guardiola.

"Hari ini ia membuktikannya lewat aksi jelas lewat penalti yang diperolehnya dan dua gol itu. Dia sungguh bagus dalam peran ini," katanya menambahkan.

Lebih jauh, Guardiola meyakini Guendogan berpeluang untuk memenangi penghargaan Pemain Terbaik Liga Primer Inggris dua bulan beruntun setelah meraih edisi Januari.

"Saya bersuka cita atas penampilannya. Ia memenangi penghargaan Pemain Terbaik Januari dan dia masih bisa bermain seperti ini. Februari ini rasanya dia bisa memenanginya lagi," ujarnya.

Sayangnya, peluang itu dibayangi ancaman sebab Guendogan ditarik keluar pada menit ke-69, setelah mengaku merasa tidak nyaman di pangkal pahanya.

"Kita lihat besok. Dia bilang ke saya rasanya (pangkal paha) kencang. Itu tindakan pintar untuk mengatakannya, tetapi kita lihat besok pemeriksaan lanjutan," kata Guardiola.

Hasil kontra Tottenham membuat City memetik 11 kemenangan beruntun untuk memantapkan posisi puncak dengan koleksi 53 poin.

City selanjutnya akan bertanding pada Rabu (17/2) untuk laga tunda pekan ke-16 di markas Everton dengan peluang memperlebar keunggulan tujuh poin yang saat ini mereka miliki.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA