Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

3.035 Kendaraan Putar Balik saat Ganjil Genap di Bogor

Sabtu 13 Feb 2021 00:04 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah petugas gabungan saat memutarbalikan pengendara yang akan menuju kawasan Puncak, Bogor (ilustrasi)

Sejumlah petugas gabungan saat memutarbalikan pengendara yang akan menuju kawasan Puncak, Bogor (ilustrasi)

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Plat nomornya tidak sesuai dengan tanggal di kalender, maka diminta putar balik.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Penerapan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di Kota Bogor, Jumat (11/2), ada sebanyak 3.035 kendaraan bermotor yang diminta memutarbalikkan arah kendaraan. Karena karena plat nomornya tidak sesuai dengan tanggal di kalender.

"Hari ini Jumat, 12 Februari, sesuai tanggal di kalender, kendaraan yang diizinkan beroperasi hari ini berplat nomor genap. Kendaraan berplat nomor ganjil, yang tidak memiliki kepentingan sangat mendesak, diminta putarbalik arah," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Kota Bogor, Jumat (12/2).

Baca Juga

Susatyo Purnomo Condro bersama Wali Kota Bogor Bogor, mengawasi langsung pelaksanaan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di titik check point di dekat Tugu Kujang. Pemerintah Kota Bogor dan Polresta Bogor Kota menyiapkan enam lokasi pos sekat dan lima titik check point untuk memeriksa kendaraan yang plat nomornya tidak sesuai tanggal pada kalender.

Enam pos sekat yang disiapkan adalah, Pos Sekat Yasmin, Pos Sekat Simpang Tol BORR, Pos Sekat Gerbang Tol Baranangsiang, Pos Sekat Eks Terminal Wangun, Pos Sekat SPBU Veteran, dan Pos Sekat Bubulak. Sedangkan, lima titik check point adalah di Simpang Air Mancur, Bantarjati, Tugu Kujang, Batutulis, dan Jembatan Merah.

Menurut Susatyo, selama dua jam pada Jumat pagi, terdata ada sebanyak 3.035 kendaraan diminta putarbalik arah. Terdiri atas 1.035 mobil dan 2.300 sepeda motor.

"Kendaraan yang diminta memutarbalikkan arah, bukan untuk menghalangi kegiatan masyarakat, tapi mengurangi mobilitas orang yang tujuannya untuk menekan penularan Covid-19 yang sangat tinggi di Kota Bogor," katanya.

Susatyo menjelaskan adanya penerapan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor, arus lalu lintas di jalan raya di Kota Bogor menjadi lebih lancar. "Kita harapkan aturan ganjil-genap berjalan lancar sesuai yang diharapkan," katanya.

Susatyo berharap, jumlah kendaraan bermotor yang melintas di jalan raya di Kota Bogor pada Sabtu dan Minggu (13-14/2) besok bisa lebih berkurang lagi.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA