Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Wali Kota Tangerang Usut Hotel Buang Limbah APD di Bogor

Kamis 11 Feb 2021 11:50 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Erik Purnama Putra

Wali kota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah.

Wali kota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah.

Foto: Republika/Eva Rianti
Hotel berbintang PPH di Kota Tangerang membuang limbah medis di Kabupaten Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah menanggapi perihal limbah medis berupa alat pelindung diri (APD) di Kabupaten Bogor yang diketahui berasal dari hotel yang menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 di Kota Tangerang. Kasus tersebut harus diselidiki lebih dalam oleh kepolisian. "Saya perintahkan diusut,” ujar Arief kepada wartawan, Rabu (10/2).

Arief mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendorong manajemen hotel  dapat bertanggung jawab menghadapi kasus itu. Pasalnya, hotel berbintang berinisial PPH tempat isolasi pasien Covid-19 tersebut telah bekerja sama dengan perusahaan terkait untuk melakukan pengelolaan limbah medisnya.

Arief pun menginstruksikan manajemen hotel untuk mengganti perusahaan mitranya kepada pihak yang lebih bertanggung jawab dalam melakukan pengelolaan sampah medis. "Saya meminta pihak hotel agar mengganti perusahaan mitranya agar ditangani sesuai ketentuan," kata Arief.

Polres Bogor telah membekuk dua pelaku pembuangan limbah APD yang ditemukan di kawasan Cigudeg dan Tenjo, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu. Kapolres Bogor AKBP Harun menyampaikan, kedua pelaku merupakan sopir sebuah perusahaan laundry yang bekerja sama dengan hotel PPH di Kota Tangerang yang dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19.

"Hasil penyelidikan kita dapati bahwasanya sampah ini didapat dari salah satu tempat atau hotel yang dijadikan tempat isolasi OTG di Kota Tangerang," kata Harun di Kabupaten Bogor, Rabu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA