Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Munarman: FPI Diserang Terus Sampai Saya Dibunuh Ya?

Rabu 10 Feb 2021 18:04 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Andri Saubani

Eks Sekum FPI, Munarman.

Foto:
Menurut Munarman ada skenario agar masyarakat berpikir FPI memang teroris.

Sementara itu, Eks Wakil Sekretaris Umum FPI,  Aziz Yanuar mengatakan yang dikatakan Zainal dalam video yang beredar merupakan hal yang tidak benar atau ngawur. Sehingga ia ingin hal ini diluruskan.

"Tidak sekalian ngaku organisasi sayap PBB atau NATO? kalau mau ngawur jangan tanggung tanggung," kata dia.

Belakangan beredar video di media sosial terkait pengakuan Pemimpin JAD sekaligus narapidana kasus terorisme, Zainal Anshori. Ia mengaku JAD pernah menjadi organisasi sayap FPI di Kabupaten Lamongan. Penggabungan struktur itu bertujuan untuk memperlebar sayap dan memperkuat struktur jaringan JAD untuk menegakkan amar ma'ruf nahi munkar di dalam masyarakat.

Baca Juga: 13 Amalan yang Biasa Dilakukan di Bulan Rajab

"Kegiatan yang pernah kami ikuti ketika pada tahun 2005 yaitu kegiatan yang berkaitan dengan amar ma'ruf nahi munkar. Memang sebelumnya amar ma'ruf nahi munkar sudah kita laksanakan kegiatan di Lamongan, tapi untuk memperlebar sayap dan memperkuat struktur ini, maka kita koneksi dan kita menyambung dengan FPI pada waktu itu. Sehingga kurang lebih tahun 2005 kita resmi menjadi sayap dari organisasi FPI. FPI dari Dewan Pimpinan Wilayah Kabupaten Lamongan," kata Zainal dikutip dalam video yang viral beredar pada Rabu (10/2).

Kemudian, ia melanjutkan, FPI maupun JAD memiliki kesamaan dalam melakukan kegiatan tersebut. Seiring berjalannya waktu, Zainal mengatakan, JAD yang sudah terafiliasi dengan FPI di Lamongan kerap melakukan berbagai aksi dengan dalih menegakkan nilai-nilai Islam. Aksi yang mereka lakukan seperti menutup tempat maksiat, tempat perjudian, tempat minuman keras hingga warung remang-remang.

"Dan tidak jarang kita berbenturan dengan masyarakat. Sehingga kami di stigma sebagai organisasi yang keras, organisasi yang mengedepankan dengan kekerasan. Sampai kemudian kami mendapat peringatan keras dari DPW (FPI) dan kami juga terhubung dengan Habib Rizieq," kata dia.

 

photo
Infografis FPI Terus Diburu - (republika/mgrol100)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA