Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Ada Ancaman Pembunuhan untuk Mike Dean, Ini Komentar Soucek

Selasa 09 Feb 2021 19:18 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Tomas Soucek.

Tomas Soucek.

Foto: Peter Byrne, Pool via AP
Dean sampai meminta istirahat tak memimpin laga.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Gelandang West Ham United, Tomas Soucek angkat bicara soal kartu merah yang dia dapatkan saat West Ham melawan Fulham pekan lalu. Dalam lagu yang berakhir imbang tanpa gol ini berakhir dengan kontroversi karena wasit yang memimpin laga, Mike Dean memberinya kartu merah di menit 90+5.

Soucek tidak sengaja menyikut Aleksandr Mitrovic di menit akhir. Dean sebenarnya tidak mengambil tindakan sampai akhirnya ofisial VAR, Lee Mason mendesak Dean untuk melihat monitor di sisi lapangan. Mason menunjukkan kepalan tangan Soucek dan akhirnya Dean mengacungkan kartu merah karena dianggap melakukan kekerasan.

Dilansir dari laman Express, Selasa (9/2), Dean ternyata mendapat kecaman atas keputusan kontroversialnya itu, termasuk pelecehan dan ancaman pembunuhan melalui media sosial. Soucek pun angkat bicara dan menunjukkan dukungan bagi Dean dan keluarganya.

"Apapaun keputusan yang dibuat di lapangan harus tetap ada di lapangan. Saya tidak suka mendengar hal itu ternyata mengganggu kehidupan pribadi, saya mengirimkan dukungan saya bagi Mike Dean dan keluarganya," kata Soucek melalui akun Twitter pribadinya.

"Tidak ada tempat untuk pelecehan dalam bentuk apapun. Semua itu sudah berlalu dan saya sekarang fokus pada sisa musim ini," kata Soucek.

Di sisi lain, Asosiasi Sepak Bola Inggris telah membatalkan kartu merah Soucek setelah banding West Ham diterima pada Senin (8/2). Dalam pernyataan itu, Soucek bisa bermain dalam tiga laga West Ham setelah banding kartu merah diterima. 

Soucek pun bersyukur kartu merah yang dia terima itu akhirnya dibatalkan. Dia mengakui tidak pernah menerima kartu merah selama karir sepak bola prfesionalnya.

"Saya senang kartu merah saya ketika melawan Fulham telah dibatalkan. Saya telah memeriksanya, saya telah melewati 200 pertandingan tanpa satu kartu merah, seluruh karir saya," kata Soucek.

Dengan keputusan itu artinya Soucek bisa membela West Ham dalam laga melawan Manchester United pada putaran kelima Piala FA di Stadion Old Trafford, Manchester pada Rabu (10/2) besok. Dia pun bisa bermain melawan Sheffield United pada laga Liga Premier pekan depan.

"Saya berharap dapat membantu tim dalam pertandingan penting pekan ini! Terima kasih atas dukungan kalian," kata Soucek.

Sementara itu kepala eksekutif Liga Premier, Richard Masters turut mengecam pelecehan yang diterima Dean. Melalui pernyataan resminya, Liga Premier akan melakukan upaya untuk membela wasitnya itu.

"Tidak bisa dimaafkan dengan apa yang terjadi pada Mike Dean dan keluarganya yang telah menerima pelecehan secara daring, termasuk ancaman kematian sebagai akibat dari tugasnya saat memimpin pertandingan Liga Premier," tulis Masters dalam pernyataannya.

Masters menyebut Liga Primer Inggris tidak dapat menerima bahwa pemain, manajer, dan ofisial pertandingan mendapatkan perlakuan kasir di media sosial. Liga Premier pun mengambil tindakan dengan melaporkan kasus itu pada polisi.

"Perlu ada intervensi proaktif yang lebih besar dari perusahaan media sosial untuk menghentikan pelecehan secara daring dan mengidentifikasi pelaku pelanggaran," kata Masters.

Polisi Merseyside dilaporkan tengah melakukan penyelidikan terhadap pelecehan yang diterima Dean dan keluarganya. Bahkan Dean telah meminta pada Liga Premier untuk tidak diturunkan menjadi pemimpin pertandingan akibat pelecehan yang diterimanya. Meski demikian, Dean akan tetap memimpin laga antara Leicester City melawan Brighton dalam puteran kelima Piala FA pada Kamis (9/2) mendatang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA