Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Kolombia Beri Status Hukum Sementara Bagi Migran Venezuela

Selasa 09 Feb 2021 13:38 WIB

Red: Nur Aini

 Migran Venezuela berjalan di jalan raya yang sarat dengan koper dan tas di San Cristobal

Migran Venezuela berjalan di jalan raya yang sarat dengan koper dan tas di San Cristobal

Foto: EPA-EFE/Johnny Parra
Status sementara akan beri jalan bagi migran Venezuela bekerja di Kolombia

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOTA -- Kolombia akan memberi status pelindungan hukum sementara untuk para pengungsi dari Venezuela, kata Presiden Kolombia Ivan Duque, Senin (8/2) saat menyampaikan keterangan pers bersama Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Filippo Grandi.

Status sementara itu membuka jalan bagi para imigran untuk mencari kerja secara legal di Kolombia. Kolombia merupakan negara tujuan utama para pengungsi yang melarikan diri dari rumahnya di Venezuela karena adanya krisis ekonomi dan sosial.

Baca Juga

Setidaknya ada 966.000 orang dari total 1,73 juta pengungsi yang belum memiliki status hukum di Kolombia.

"Kita harus bertindak," kata Duque saat jumpa pers. "Langkah ini akan jadi momen penting bagi kebijakan imigrasi Kolombia," ujar dia menambahkan.

Grandi, pada kesempatan yang sama, menyebut langkah itu sebagai momen "bersejarah". Ia mengatakan pemberian status legal kepada para pengungsi merupakan bantuan kemanusiaan paling penting yang dilakukan di kawasan dalam beberapa dekade terakhir.

Lonjakan kedatangan pengungsi telah menambah beban bagi sistem layanan kesehatan dan pendidikan di Kolombia, terutama di daerah-daerah perbatasan. Status sementara tersebut, yang akan berlaku selama 10 tahun, akan membebaskan para pengungsi dari kewajiban mengajukan izin secara berkala, kata Duque.

Para imigran yang memasuki Kolombia secara ilegal sebelum 31 Januari 2021 juga berhak menerima status legal sementara sebagaimana pengungsi lainnya yang tiba pada dua tahun pertama sejak kebijakan baru itu berlaku. Namun, mereka yang tidak mendaftar untuk mendapatkan status baru itu akan langsung dideportasi ke negara asalnya, Duque menerangkan.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA