Selasa 09 Feb 2021 12:05 WIB

China, Rusia, dan Iran Bersatu Gelar Latihan Militer

Latihan militer rencananya akan digelar pada akhir bulan ini.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Teguh Firmansyah
Kapal perang Rusia
Kapal perang Rusia

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Rusia berencana untuk mengadakan latihan angkatan laut bersama dengan Iran dan China di Samudra Hindia pada akhir bulan ini. Kantor berita RIA mengutip pernyataan Duta Besar Moskow untuk Teheran, Levan Dzhagaryan mengatakan, latihan tersebut akan melatih operasi pencarian dan penyelamatan serta memastikan keamanan pengiriman.

"Latihan angkatan laut multilateral berikutnya akan berlangsung di bagian utara Samudra Hindia pada pertengahan Februari 2021," ujar Dzhargaryan kepada kantor berita RIA.

Baca Juga

Ada kemungkinan latihan angkatan laut gabungan akan berlangsung di dekat Teluk Oman. Teluk tersebut merupakan jalur sensitif yang menghubungkan ke Selat Hormuz, yang dilalui sekitar seperlima dari minyak dunia.

Sebelumnya, pada Desember 2019 Rusia, Cina dan Iran telah melakukan latihan angkatan laut bersama di Samudra Hindia. Berbicara pada 2019, laksamana armada Iran Gholamreza Tahani mengatakan hasil dari latihan tersebut adalah untuk menunjukkan bahwa Iran tidak dapat diisolasi.

Penyiar pemerintah Iran pada saat itu mengatakan, latihan bersama tersebut termasuk menyelamatkan kapal yang terbakar atau kapal yang diserang oleh bajak laut dan latihan menembak.

Pada awal bulan ini Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa kapal induk USS Nimitz akan pulang. US Naval Institute News mengatakan bahwa Nimitz sedang beroperasi di dalam Armada ke-7 AS di lepas pantai barat India ketika mendapat perintah untuk pulang setelah hampir delapan bulan bertugas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement