Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Erick Thohir Pastikan Pemerintah Berdayakan Media Lokal

Senin 08 Feb 2021 17:38 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Agus Yulianto

Menteri BUMN Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir

Foto: Kementerian BUMN
BUMN tetap terus beriklan meskipun 90 persen perusahaan terkait BUMN terdampak Covid-

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pihaknya tetap terus beriklan meskipun 90 persen perusahaan terkait BUMN terdampak Covid-19. Hanya 10 persen perusahaan BUMN dapat bertahan di tengah pandemi ini yang bergerak di bidang telekomunikasi, perbankan, dan pertanian, sedangkan sektor pariwisata, kereta api, bandara mengalami kondisi yang sangat berat.

"Kalau mengenai periklanan, saya rasa BUMN terus beriklan walaupun mohon maaf kondisinya 90 persen BUMN terdampak karena Covid, hanya 10 persen yg sustain terhadap Covid," ujar Erick dalam acara Hari Pers Nasional 2021 yang disiarkan daring dari Jakarta, Senin (8/2).

Dia mengatakan, komitmen memberdayakan media lokal menjadi sebuah keharusan dan kepastian. Selama teknis dari ukuran berskala dan kuantitatif yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja organisasi dalam tujuan mencapai target organisasi atau Key Performance Indicator (KPI) dijaga.

"Inysa Allah saya support media lokal dan kita terus sinergikan. Insya Allah kami di BUMN apalagi saya juga bukan orang lain, saya juga orang media dan tentu punya hal-hal yang bisa kita diskusi lebih dalam dan Insya Allah komitmen itu ada," kata Erick.

Menurut dia, perekonomian Indonesia akan benar-benar bangkit pada kuarter 2022, di mana 2021 terjadi transisi. Erick optimistis, BUMN akan melakukan percepatan inovasi dan transformasi pascapandemi Covid-19 di masa mendatang.

"Bagaimana kita membangun Indonesia dengan modal bukan dengan utang," tutur dia.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA