Senin 08 Feb 2021 13:00 WIB

Nadal Menderita Sakit Punggung Jelang Australian Open

Australian Open menjadi kesempatan pertama Nadal mengoleksi Grand Slam terbanyak.

Rafael Nadal.
Foto: AP Photo/Frank Augstein
Rafael Nadal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petenis peringkat dua dunia, Rafael Nadal, pada Ahad (7/2) malam mengatakan sakit punggung yang ia alami jelang Australian Open berpotensi membuatnya tidak bisa mengejar gelar Grand Slam ke-21. Akibat sakit itu, petenis Spanyol tersebut tak bisa membela negaranya di turnamen Piala ATP pekan lalu.

Nadal hanya tampil dalam satu pertandingan eksibisi sejak ATP Finals di London pada November lalu.

"Jelas ini (sakit punggung) tidak bagus. Memang benar selama 15 hari terakhir saya telah mengalami sakit. Pada awalnya, otot sedikit lelah, tapi saya juga merasa sedikit lebih kaku dari biasanya," ujar Nadal dikutip dari laporan Reuters, Senin (8/2).

Selama fase latihan, Nadal tetap rutin menjalani perawatan medis agar tetap fit bermain di Melbourne. Ia dijadwalkan bertemu Laslo Djere dari Serbia dalam pertandingan pembukanya pada Selasa (9/2).

Saat Nadal menganggap cederanya tidak serius, yang terjadi justru sebaliknya. "Ototnya masih kencang sehingga sulit bermain dan bergerak secara bebas. Kami melakukan segalanya. Ahli fisik dan dokter ada di sini, semua orang membantu saya dengan segala cara. Saya berharap bisa siap, itu saja. Saya tahu terkadang banyak hal berubah dengan cepat," jelasnya.

Australian Open adalah kesempatan pertama Nadal untuk menjadi pemimpin sepanjang masa dalam gelar Grand Slam di antara petenis putra. Dengan kemenangannya di French Open tahun lalu, rekornya menyamai Roger Federer di puncak daftar dengan 20 gelar Grand Slam.

Federer, yang baru menjalani operasi lutut, tidak akan bermain di Australian Open dan memilih melakukan debut musim depan di Doha.

Nadal meraih satu kemenangan di Melbourne pada 2009 saat ia mengalahkan Federer dalam lima set. Ia telah memenangkan Grand Slam French Open 13 kali, US Open empat kali, dan Wimbledon dua kali.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement