Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Prancis Laporkan Penurunan Kasus Covid-19

Senin 08 Feb 2021 10:20 WIB

Red: Nur Aini

Warga Paris mengenakan masker berjalan di belakang Menara Eiffel. Prancis, untuk hari keempat berturut-turut, pada Ahad (7/2) melaporkan penurunan kasus baru infeksi Covid-19.

Warga Paris mengenakan masker berjalan di belakang Menara Eiffel. Prancis, untuk hari keempat berturut-turut, pada Ahad (7/2) melaporkan penurunan kasus baru infeksi Covid-19.

Foto: EPA-EFE/IAN LANGSDON
Meski kasus Covid-19 di Prancis menurun, tetapi jumlah pasien di RS meningkat

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Prancis, untuk hari keempat berturut-turut, pada Ahad (7/2) melaporkan penurunan kasus baru infeksi Covid-19.

Data kementerian kesehatan menunjukkan ada 19.175 infeksi baru Covid-19 yang tercatat dalam 24 jam terakhir. Jumlah itu berkurang dibandingkan dengan 20.586 kasus pada hari sebelumnya.

Baca Juga

Namun, data juga menunjukkan bahwa jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit karena penyakit itu meningkat menjadi 27.694. Angka itu naik dari 27.369 pada hari sebelumnya, setelah penurunan terlihat selama empat hari.

Pasien Covid-19 yang dirawat intensif juga bertambah menjadi 3.272 orang dari 3.225 pada hari sebelumnya. Pemerintah telah menolak seruan para ahli kesehatan untuk menerapkan karantina wilayah ketiga kalinya.

Para ahli khawatir bahwa varian virus corona yang lebih menular kemungkinan membuat orang-orang akan membanjiri rumah sakit dalam waktu dekat.

Pemerintah berupaya mengendalikan tingkat penularan yang tinggi dengan memberlakukan jam malam serta berbagai aturan yang lebih ketat menyangkut perjalanan ke luar negeri.

Menteri muda transportasi Prancis pada Ahad (7/2) mengungkapkan bahwa larangan perjalanan tak penting yang diterapkan pada rute-rute di luar Uni Eropa telah selama sepekan mengurangi setengah jumlah penumpang pesawat.

Sementara itu, kalangan dokter mengkhawatirkan peningkatan kasus varian virus corona yang pertama kali terdeteksi di Inggris. Varian tersebut kemungkinan akan menjadi sebagian besar kasus baru mulai awal Maret, kata Arnaud Fontanet, kepada surat kabar Le Journal du Dimanche.

Fontanet adalah ahli epidemiologi dan anggota badan penasihat pemerintah untuk Covid-19. Pasien Covid-19 yang meninggal di rumah sakit dan panti wreda di Prancis sudah mencapai total 78.965 orang. Angka tersebut naik dibandingkan dengan 78.794 pada hari sebelumnya, menurut data kementerian kesehatan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA