Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

China Perdana Laporkan Nihil Kasus Covid-19 Penularan Lokal

Senin 08 Feb 2021 10:01 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Nur Aini

 Orang-orang yang memakai masker pelindung wajah berjalan dan berkendara melewati pagar keamanan tempat relawan keamanan publik memeriksa kode kesehatan mereka untuk mencegah penyebaran penyakit coronavirus (Covid-19), di daerah pemukiman Wuhan, China, 22 Januari 2021. Hari 23 Januari 2021 menandai peringatan satu tahun dimulainya penguncian 76 hari yang ketat di kota Wuhan di Cina tempat virus korona pertama kali ditemukan sebelum menyebar ke seluruh dunia menjadi pandemi global yang mematikan.

Orang-orang yang memakai masker pelindung wajah berjalan dan berkendara melewati pagar keamanan tempat relawan keamanan publik memeriksa kode kesehatan mereka untuk mencegah penyebaran penyakit coronavirus (Covid-19), di daerah pemukiman Wuhan, China, 22 Januari 2021. Hari 23 Januari 2021 menandai peringatan satu tahun dimulainya penguncian 76 hari yang ketat di kota Wuhan di Cina tempat virus korona pertama kali ditemukan sebelum menyebar ke seluruh dunia menjadi pandemi global yang mematikan.

Foto: EPA-EFE/ROMAN PILIPEY
China dinilai cukup berhasil mengendalikan Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING — Pemerintah China melaporkan tidak ada kasus infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) terbaru yang ditularkan secara lokal dalam dua bulan terakhir. Itu menjadi pertama kalinya nol kasus lokal terjadi, yang menunjukkan bahwa negara itu cukup berhasil mengendalikan wabah penyakit. 

Dilansir Malay Mail, jumlah total kasus Covid-19 di China mengalami kenaikan menjadi 14 pada Ahad (7/2), dari 12 pada hari sebelumnya. Komisi Kesehatan Nasional negara itu mengatakan seluruh kasus baru berasal dari luar negeri, di mana tujuh kasus terjadi di Shanghai dan tujuh lainnya di Provinsi Guangdong. 

Baca Juga

Sejak 16 Desember 2020, China tidak mencatat ada kasus Covid-19 yang ditularkan secara lokal. Itu menunjukkan bahwa langkah agresif yang diambil oleh pihak berwenang berhasil menghentikan penyebaran penyakit lebih jauh dari kelompok utama di provinsi Hebei di sekitar Beijing dan provinsi timur laut Heilongjiang dan Jilin.

Sementara itu, Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan jumlah kasus asimptomatik (tanpa gejala) terbaru, yang tidak diklasifikasikan sebagai kasus Covid-19 naik menjadi 16 dari 10 hari sebelumnya. Hingga Senin (8/2), jumlah kasus infeksi virus corona jenis baru di negara Asia Timur itu adalah 89.706, dengan kematian sebanyak 4.636, dan total pasien yang dinyatakan pulih mencapai 83.952 orang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA