Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Positif Covid-19 Depok Tambah 306 Orang pada Ahad

Ahad 07 Feb 2021 21:43 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Yudha Manggala P Putra

Petugas mengecek spesimen tes usap PCR di Labkesda Kota Depok, Jawa Barat. Ilustrasi

Petugas mengecek spesimen tes usap PCR di Labkesda Kota Depok, Jawa Barat. Ilustrasi

Foto: Prayogi/Republika
Laporan hari ini menyebut korban positif Covid meninggal di Depok bertambah lima.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, Jawa Barat, menyampaikan pada Ahad (7/2), positif Covid-19 bertambah 306 orang. Penambahan itu membuat jumlah total positif Covid-19 di Depok kini 29.611 orang.

Laporan hari ini juga menyebut korban positif Covid-19 meninggal dunia bertambah lima orang. Totalnya telah mencapai 617 orang atau 2,08 persen.

Sedangkan kasus konfirmasi aktif sebanyak 4.524 orang atau 15,28 persen. Untuk suspek aktif sebanyak 753 orang atau 4,77 persen dan kontak erat aktif sebanyak 2.344 orang atau 6,85 persen.

Adapun pasien positif Covid-19 yang sembuh bertambah 267 orang. Penambahan ini menjadikan jumlah total pasien positif Covid-19 yang sembuh sebanyak 24.470 orang atau 82, 64 persen dari total kasus konfirmasi positif.

Terdapat juga pasien probabel aktif sebanyak 38 orang atau 22,62 persen yang merupakan kasus suspek dengan ISPA berat, gagal napas, atau meninggal dunia dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 tetapi belum ada hasil pemeriksaan laboratorium Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan dalam upaya menekan seluruh kasus Covid-19, Pemkot Depok mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup. Taat protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir serta menjaga jarak fisik saat di luar rumah," ujar Dadang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA