Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Selandia Baru Selidiki Kasus Baru di Fasilitas Karantina

Ahad 07 Feb 2021 10:39 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha

Otoritas kesehatan Selandia Baru sedang menyelidiki kasus baru virus corona yang menimpa seseorang yang telah menyelesaikan isolasi wajib di fasilitas karantina Auckland. Isolasi tersebut berlaku bagi pelancong luar negeri yang kembali ke Selandia Baru.

Otoritas kesehatan Selandia Baru sedang menyelidiki kasus baru virus corona yang menimpa seseorang yang telah menyelesaikan isolasi wajib di fasilitas karantina Auckland. Isolasi tersebut berlaku bagi pelancong luar negeri yang kembali ke Selandia Baru.

Foto: 123rf.com
Kasus ini adalah yang pertama di Selandia Baru setelah beberapa bulan catat nol kasus

REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON -- Otoritas kesehatan Selandia Baru sedang menyelidiki kasus baru virus corona yang menimpa seseorang yang telah menyelesaikan isolasi wajib di fasilitas karantina Auckland. Isolasi tersebut berlaku bagi pelancong luar negeri yang kembali ke Selandia Baru.

Kasus baru infeksi virus corona ditemukan pada seseorang yang melakukan isolasi mandiri di kediamannya di Hamilton. Dia sebelumnya telah selesai menjalani karantina di hotel khusus selama dua minggu pada 30 Januari dengan hasil tes yang negatif sebanyak dua kali. 

Baca Juga

"Kami menganggap risiko kesehatan masyarakat rendah dan orang-orang di dalam dan sekitar Hamilton tidak perlu khawatir," ujar Direktur Kesehatan Masyarakat Caroline McElnay, dilansir Aljazirah, Ahad (7/2).

Kasus tersebut adalah yang pertama di Selandia Baru setelah beberapa bulan mencatat nol kasus. Pengurutan genom telah dilakukan untuk menentukan apakah kasus tersebut adalah varian Covid-19 baru seperti yang ditemukan di Afrika Selatan.

Media Selandia Baru melaporkan, beberapa acara komunitas terkait dengan peringatan Hari Waitangi pada akhir pekan ini di Hamilton telah dibatalkan. Hari Waitangi diperingati setiap 6 Februari untuk memperingati perjanjian antara Kerajaan Inggris dan lebih dari 500 kepala suku Maori Pribumi pada 1840. Nama Hari Waitangi diambil dari wilayah Waitangi di Hamilton. 

Selandia Baru memiliki 1.959 kasus virus korona yang dikonfirmasi. Pemerintah Selandia Baru telah mewajibkan semua pelancong dari luar negeri melakukan karantina selama 14 hari di Hotel Pullman, Auckland. Setelah itu, mereka diminta untuk melakukan karantina lagi selama lima hari di kediaman masing-masing.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA